Pejabat Disnaker Karawang Meninggal Diduga Terpapar Virus Corona

Lensanews.id - Jumlah pasien yang positif corona atau COVID-19 di Kabupaten Karawang terus meningkat. Sebelumnya, pemerintah melaporkan adanya tujuh orang pasien positif corona, setelah sebelumnya hanya berjumlah lima pasien.


Dari tujuh orang yang positif corona tersebut, satu orang di antaranya meninggal dunia pada Minggu (29/3) pagi.Pasien positif corona ini meninggal dunia di Rumah Sakit Saraswati, Cikampek. Sebelum meninggal dunia, pasien ini dirawat karena penyakit paru.

Selama perawatan di rumah sakit, pasien tidak bisa dibesuk, karena dalam masa isolasi.Seorang pasien positif corona yang meninggal dunia diketahui berinisial DA. Ia berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karawang.
Dari informasi yang dihimpun, DA menjabat sebagai kepala bidang di instansi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang. Pasien positif ini merupakan warga Dawuan, Karawang, dan sudah beberapa hari ini menjalani isolasi di Rumah Sakit Saraswati Cikampek.
Prosesi pemakaman DA berbeda dari biasanya. Hal yang mencolok, tidak terlihat keluarga, saudara dan warga yang mengantar hingga ke kuburan. Hanya ada petugas dan beberapa warga melakukan pemakaman, itu pun mereka menggunakan alat pelindung diri lengkap.
Sementara pihak keluarga dan saudara serta warga hanya menyaksikan prosesi pemakaman dari kejauhan. Pasien positif corona yang meninggal ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karang Mulang, Dawuan Tengah.
Dinas Kesehatan Karawang mencatat hingga Sabtu (28/3) malam, jumlah positif corona bertambah dari lima menjadi tujuh orang.
Sedangkan warga Karawang yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat signifikan. Sebelumnya 563 orang, sesuai data Dinkes Karawang pada Jumat (27/3), lalu sehari berikutnya naik menjadi 706 orang.
Begitu juga dengan orang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlahnya naik dari sebelumnya sembilan orang kini menjadi sepuluh orang. ( Gie )