Kerja dari Rumah, ASN yang Keluyuran Akan Disanksi


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo. (Foto: Humas PANRB)
"Tidak dibenarkan keluar rumah kecuali untuk keperluan survival seperti membeli makanan, berobat, dan lain-lain. Bila ketahuan ada yang melanggar akan diberi sanksi disiplin,"
LensaNews, Jakarta ~ Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan memberi sanksi aparatur sipil negara (ASN) yang keluyuran saat kebijakan kerja dari rumah berlangsung. Sebelumnya kebijakan itu dikeluarkan Kemenpan-RB untuk ASN di seluruh Indonesia sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona.

Menpan-RB Tjahjo Kumolo menegaskan kebijakan kerja dari rumah harus dipatuhi setiap ASN. Dia memberi toleransi bagi ASN yang bepergian keluar dengan tujuan membeli kebutuhan makanan dan berobat.

"Tidak dibenarkan keluar rumah kecuali untuk keperluan survival seperti membeli makanan, berobat, dan lain-lain. Bila ketahuan ada yang melanggar akan diberi sanksi disiplin," ucap Tjahjo di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Pemberian sanksi akan diserahkan pada internal masing-masing instansi. Untuk memantau kinerja ASN di rumah, setiap instansi akan melakukan monitor secara berkala melalui video call dan menunjukkan lokasi keberadaan secara digital.

Tjahjo mengatakan sebagian besar pegawai Kemenpan-RB sudah mulai bekerja dari rumah. Bagi eselon II yang bekerja di kantor hanya didampingi satu staf.

"Di Kemenpan-RB staf yang bekerja dari rumah akan dipantau sekretaris menteri dan eselon II," katanya. (DA/Red)

Sumber : iNews.id