Kasus Impor Pulpen Palsu dari China Dibongkar Bea Cukai

Barang bukti pulpen merek Standart Pen Indonesia Palsu dari China. (Nett/RBI)
Bea dan Cukai (DJBC) berhasil membongkar kasus impor pulpen merek Standart Pen Indonesia palsu dari China
LensaNews, Surabaya ~ Direktur Jenderal Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi, memeriksa barang bukti pulpen dengan merek palsu dalam konferensi pers penindakan barang impor tiruan atau pemalsuan merek di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Jawa Timur, Kamis (9/1/2020).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil membongkar kasus impor pulpen merek Standart Pen Indonesia palsu dari China dan mengamankan 858.240 pcs dalam 298 karton.

Penindakan barang impor tiruan atau pemalsuan merek ini bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri, menciptakan kenyamanan dalam menjalankan usaha bagi pelaku usaha yang taat aturan perpajakan, dan kepastian hukum bagi para pemegang merek atau hak cipta serta mengurangi potensi kerugian perekonomian Indonesia akibat adanya peredaran barang-barang palsu dan ilegal. (AM/Red)

Sumber : iNews.id