DLHK Karawang Belum Terima Hasil Analisa Uji Lab Dari Pertamina Terkait Pencemaran Lingkungan di Pantai Utara Karawang

Kantor DLHK Kabuptaen Karawang

Lensanews (Karawang) – Hingga hari ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang masih belum bisa menjelaskan hasil analisa uji laboratorium terkait pencemaran lingkungan di sepanjang pantai utara Karawang oleh minyak mentah akibat kebocoran pipa pertamina.

Staf Bagian Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Karawang Ade Imam  Asy’ari, ST mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima rincian detail hasil analisa uji laboratorium dari pertamina.

“Belum di kasih sama pertamina,”Ujarnya kepada Lensanews, Kamis (05/09/2019) Sekitar Pukul 09.16 WIB.

Tanah dan Air Laut Yang Tercemar Minyak Mentah
Disoal banyaknya warga yang sakit, tidak menutup kemungkinan terkena dampak dari bau minyak mentah karena setiap hari terhirup oleh warga, pihaknya memang sudah menerima hasil analisa uji laboratorium sampel udara dari pertamina, namun untuk berapa nilai angkanya belum di ketahui, karena belum melihat secara rinci.

“Kelihatannya kalau dari hasilnya sudah pasti melampaui, cuma kan angka berapa-berapanya kan kita tidak tahu, karena belum lihat langsung hasilnya,” Jelasnya.

Menurutnya, pihaknya memang sudah menerima hasil analisa uji lab udara di salahsatu daerah yang diambil sampelnya, walaupun tidak secara detail terperinci dengan nilai angkanya, dan ketika pengambilan sampel udara,  air laut dan pasir, kondisi angin dan ombak selalu berubah.

“Tiap-tiap daerah kan beda-beda, kan anginnya berubah-berubah, ombaknya berubah-berubah, kadang disini ada ceceran, ntar besok nggak ada pindah ke yang lain,” Tambahnya.

Kondisi Pantai Laut Utara Karawang di Penuhi Minyak Mentah
Ditanya soal tentang tenggang waktu pelaporan koordinasi antar DLHK dengan pertamina, pihaknya terkesan bingung dan tidak tahu.

“Kan kewajibannya dia tiap bulan, kalau nggak salah, gak tau tiap bulan, tiap minggu, gak tau dah,” Imbuhnya.

Saat ini pihaknya hanya bisa menerima laporan dari pertamina terkait penanganan dampaknya sampai sejauh mana, berapa karung minyak mentah yang telah di bawa, dan laporan penanganan pipa yang bocor, namun untuk rincian lengkap dari hasil uji analisa laboratorium dari pertamina belum ada laporan ke pihak DLHK..

“Kita belum dapat laporannya, kita tiap minggu laporannya, laporan penanganan dampak saja, berapa karung, penutupannya sudah berapa meter, sudah berapa persen ngebor, kalau hasil labnya belum,” Terangnya.

Kondisi Pantai Karawang 
Dirinya mengakui, banyaknya warga yang sakit akibat udara yang sudah tercemar minyak mentah, namun pihaknya belum menerima dan mengetahui berapa rincian nilai angka dari hasil analisa laboratorium pertamina.

“Iya sudah pasti, maksudnya hasil kan cuma angka, tapi kan dari dampak saja kan sudah pasti di atas normal, kita katanya berapa itu kita belum tahu, jadi kalau misalnya tanya, tercemar atau tidak sudah pasti tercemar cuma tinggal angkanya, berapanya kita belum tahu, sekarang banyak yang sesak napas, sakit, masa sih ngeceknya aman-aman saja, kan nggak mungkin,” Pungkasnya

Sebelumnya, pengambilan sampel udara, air laut dan pasir serta tanah di lakukan oleh pihak Pertamina di dampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang di sejumlah tempat di pantai utara karawang, pada Rabu (26/07/2019). Namun hingga saat ini, Kamis (05/09/2019), DLHK Karawang belum menerima hasil analisa uji laboratorium dari pertamina.

(Din)