Topan Sopian : Tidak Terima Dirinya di Sebut Pemberi Kabar Bohong Atau Hoak

Topan Sopian Bersama Anggota Karang Taruna Rengasdengklok Selatan
Saat Menjaga Ketertiban Perayaan HUT RI ke 74 di Bojong Tugu

Lensanews (Karawang) - Topan Sopian, Ketua karang taruna Rengasdengklok selatan tidak menerima dirinya disebut pemberi kabar bohong atau hoak di pemberitaan, pasalnya hingga saat ini pihaknya masih tetap mencari siapa pelaku yang melontarkan nada pengancaman terhadap Kades Rengasdengklok Selatan.]

“Ini juga lagi menyelidiki, permasalahan yang ditertibkan para pkl di bojong tugu sebenarnya, saya paling gak enak di sebut hoak,” Ujarnya kepada Lensanews, saat berjaga di depan pintu gerbang lapangan upacara Bojong Tugu, Rengasdengklok, dalam peringatan HUT RI ke 74, Sabtu (17/08/2019).

Dirinya menjelaskan, saat penertiban para pkl, ia menerima dari anggotanya bahwa ada orang yang tidak jelas melontarkan nada yang tidak bertanggungjawab ditunjukkan kepada kepala desa rengas dengklok selatan, hingga saat ini pihaknya terus mencari orang tersebut.

“Pada tanggal 15 sampai 17 harus betul betul tertib, tapi ternyata ada bahasa yang tidak enk, ada pengancaman, selama ini kita masih mennyelidiki (mencari) orangnya., di awal kita kan lagi nyari bukan berarti ada orangnya, belum jelas orangnya, statmen sebelumnya kan bahwa karang taruna ada laporan dari anggota saya yang di lapangan,” Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rengasdengklok Selatan Darim mengatakan, bahwa dirinya tidak merasa ada pengancaman dari pihak manapun, namun bahasa ada pengancaman terhadap dirinya itu keluar dari bahasa ketua karang taruna Rengasdengklok selatan.

“Saya tidak merasa di ancam, makanya nanti bicara ke nara sumbenya siapa, kan Topan, saya juga tahunya ada pengancaman ke diri saya, itu kan dari bahasa Topan,” Ucapnya saat di konfirmasi melalui via telepon.

(Din)