Terbelit Hutang Hingga Puluhan Juta Rupiah, Seorang Pemuda Dengan Profesinya Bobol Minimarket

AKBP Azis Andriansyah Saat Jumpa Pers Terkait Pembobol Minimarket

Lensanews (Depok) – Lantaran terbelit hutang, seorang pemuda dengan kemampuannya sebagai tukang las, nekad membobol minimarket di wilayah Depok, namun aksinya tersebut berakhir setelah anggota gabungan Reskrim Polresta Depok berhasil menangkapnya di Jakarta.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, tersangka G alias I (39) yang diketahui sebagai warga Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu merupakan tukang las besi, dan berhasil ditangkap di kediamannya Jalan H. Turin, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.00 WIB, oleh anggota gabungan Resmob, Krimsus, dan Reskrim Polsek Limo dipimpin Kasat Reskrim Kompol Deddy Kurniawan.

“Saat ditangkap anggota pelaku tidak melawan. Barang bukti yang berhasil disita disembunyikan dalam bagasi mobil Ertiga B 2065 SOQ yaitu mesin las listrik merek retno, satu dus kawat listrik, yang jepit, tas gemblok hitam, dan hp samsung galaxy tab A warna gold,” Ujarnya saat jumpa pers di Mapolresta Depok, Senin (26/08/2019) siang.

Berdasarkan keterangan pengakuan pelaku, ia telah beraksi sebanyak dua TKP yaitu toko Alfa Mart Jalan Kav pertamina No.42, Gandul Cinere, dan Alfa Mart Jalan Meruyung Raya No. 85 Limo untuk kejadian tanggal 2 Agustus dan 8 Agustus 2019.

Kemampuan pelaku kerap menggunakan las, karena sehari-hari berprofesi sebagai pembuat jendela tralis besi.

“Pelaku masuk ke dalam toko dengan naik ke atas lalu membuka baut-baut tralis, setelah itu mesin las listrik digunakan untuk mengelas brankas dan membobol uang penjualan toko, total kerugian yang dilaporkan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya TBK. Mencapai Rp. 93 juta untuk dua TKP,”  Tambahnya.

Lantaran faktor ekonomi, pelaku G ini nekad membobol toko Alfa Mart, untuk membayar hutang kepada tetangganya hingga puluhan juta rupiah, hingga dengan terpaksa pelaku G melakukan aksinya dengan membobol minimarket.
“Pelaku ini terlilit hutang sama tetangga-tetangga mencapai puluhan juta. Untuk itu karena sudah kepojok akhirnya terpaksa mencuri untuk melunasi hutang-hutangnya,” Terangnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku G di jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.
 “Pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan ancaman pidana diatas lima tahun penjara.” Pungkasnya.

(Din)

Sumber : poldametrojaya