Spesialis Pencuri Harta Turis Asing Berhasil di Bekuk Polisi

Polsek Metro Tamansari Saat Konferensi Press Terkait
Penangkapan Spesialis Pencuri Harta Milik Turis Asing

Lensanews (Jakarta) – Tersangka AJ (24) yang merupakan spesialis pencuri barang berharga milik turis asing, berhasil di tangkap Satreskrim Polsek Metro Tamansari saat berada di kamar apartemennya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/08/2019)

Tersangka diamankan usai menggasak barang milik dua turis asal Amerika Serikat dan Luxemburg yang sedang menginap di hotel di Jalan Kalibesar Timur, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tamansari AKBP Ruly Indra mengatakan, tersangka kerap mengincar turis asing yang sedang menginap di hostel sebagai korbannya.

“Karena menurut pemikiran pelaku, kecil kemungkinan bila warga negara asing akan membuat laporan ke polisi,” Katanya kepada wartawan, Kamis (29/08/2019).

Tersangka beraksi sangat rapi, ia memakai identitas palsu saat mem-booking penginapan melalui aplikasi, nama palsu tersebut adalah Hanggra Putra Septira atau Andaru Perwita Haskara atau Said Iskandar Abdullah.

Tersangka membuat identitas tersebut dengan cara di scan di komputer, selain itu tersangka juga selalu memilih check in di kamar dekat yang ditempati turis asing.

“Saat para warga negara asing ini keluar kamar, pelaku beraksi dengan menggunakan pisau stainless untuk mencongkel locker dan resleting tas korban,” Terangnya.

“Setelah berhasil menggasak barang berharga milik korban, tersangka langsung meninggalkan kamar hotel, kemudian mendatangi recepsionist hotel ijin mau keluar, jalan-jalan dulu, nanti akan melanjutkan menginap lagi,” Tambahnya.

Dari 2 korban yang melapor, Mr. E mengalami kerugian sekitar Rp 37 juta dan Mrs. RPH kerugian Rp 5,7 juta. Total tersangka meraup hasil kejahatan Rp 42,7 juta.

“Tersangka ini mengambil mencuri kamera, handphone hingga visa, setiap beraksi ia berpindah-pindah tempat agar sulit dilak polisi,” Imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah 10 kali beraksi di empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung dan Yogyakarta serta Bali.

“Pelaku ini juga pernah ditahan di Bali pada tahun 2016 karena kasus serupa dan divonis 2,5 tahun penjara,” Ucapnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.


(Din)


Sumber : poldametrojaya