Minyak Mentah Pertamina Datang Lagi dan Bertambah Parah, Kesehatan Warga Kembali Terancam

Gumpaln Minyak Mentah Pertamina, Jumat (30/08/2019)

Lensanews (Karawang) - Warga di pesisir pantai utara kembali resah dan khawatir dengan datangnya minyak mentah pertamina yang saat ini bertambah parah, pasalnya gumpalan-gumpalan minyak mentah yang kembali datang sudah masuk kedalam rumah warga dan menjadi ancaman bagi kesehatan.

Seorang warga  Desa Cemarajaya Suhendi mengatakan, terjadinya minyak mentah pertamina yang datang kembali ini merupakan peristiwa terparah, sehingga warga semakin terganggu dengan kesehatannya.

“Soal masalah limbah minyak mentah pertamina ini rakyat (warga) sudah merasa terganggu, bayak yang pusing-pusing, mual mual, anak kecil juga pada sakit,” Ujarnya Kepada Lensanews, Jumat (30/08/2019).

Gumpalan Minyak Mentah di Belakang Rumah Warga
Namun di saat banyaknya gumpalan minyak mentah yang semakin parah mengotori bibir pantai, pihak tim medis pertamina tidak ada yang melakukan controling ke setiap rumah warga, hingga ada anak kecil yang sakit berobat ke dokter lain.

“Anak tetangga saya juga sudah 3 hari sakit, pihak tim medis pertamina tidak ada yang datang, berobatnya di dokter lain,” Tambahnya.

Ia menjelaskan, datangnya minyak mentah sekarang ini, peristiwa terparah dari sebelumnya, banyak warga yang mengeluh, karena baunya yang benar-benar merusak kesehatan.

Warga Bekerja Bersihkan Minyak Mentah di Desa Cemarajaya
“Ini paling parah, sekitar 3-4 hari ini datangnya, baunya sangat menyengat, banyak keluhan dari warga soal limbah ini,” Jelasnya.

Warga meminta kepada pihak pertamina, agar secepatnya mengatasi persoalan minyak mentah ini, supaya warga bisa menjalankan aktifitasnya seperti semula.

“Semoga cepat teratasi, harapan kami pihak pertamina segera menanggulangi permasalahan masyarakat yang ada di bibir pantai, biar kembali normal,” Pungkasnya.

(Din)