Minyak Limbah Kembali Datang, Kesehatan Warga di Pesisir Utara Pantai Karawang Terancam

Kondisi Limbah Minyak Mentah Yang Kembali Datang ke Pesisir Pantai Utara Karawang
Lensanews (Karawang) - Hingga saat ini PT PERTAMINA (Persero) diduga Kewalahan mengumpulkan minyak mentah yang berwarna hitam di bibir pantai Karawang. Minyak mentah tersebut terbawa gelebang ombak dari lepas pantai.

Seperti yang terlihat di pantai Pisangan, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang, limbah minyak mentah yang berwarna hitam pekat kembali tampak mengotori bibir pantai dekat rumah warga, padahal belum lama ini limbah minyak mentah tersebut sudah di bersihkan, namun limbah minyak mentah yang menimbulkan bau menyengat itu kembali datang dantidak menutup kemungkinan berdampak buruk bagi kesehatan.

Seperti yang disampaikan Gotawa (50) Warga Dusun Pisangan, Dengan adanya minyak mentah yang mencemari air laut membuat anak dan istrinya mengalami gangguaan kesehatan seperti mual mual, gatal gatal, pusing dan ada juga yang muntah.

Salah satu Belakang Rumah Warga Yang Terkena Limbah Minyak Mentah
"Kalau sebelum ada minyak mentah, anak anak dan istri saya pada sehat, tapi setelah adanya minyak mentah ini, pada sakit seperti, mual, gatal, pilek dan pusing"  Kata Gotawa saat di temui Lensanews di rumahnya di Dusun Pisangan, Sabtu (03/08/19).

Ia pun menyampaikan,limbah  minyak mentah yang tidak jauh dari rumahnya itu terkesan lambat dibersihkan, padahal minyak mentah tersebut menimbulkan aroma bau yang sangat, dan dampaknya sudah di rasakan oleh warga sekitar pantai.

"Seharusnyamah limbah minyak mentah ini segera di bersihkan, kasihan anak saya yang masih bayi kena dampaknya" Jelasnya.

Hingga saat ini  lebih dari dua minggu, kotoran minyak mentah masih mecemari bibir pantai Karawang, bahkan tak jarang menyebabkan anak anak maupun oran tua mengalami sakit, diduga akibat minyak mentah milik pertamina.

(Din)