Ibu Hamil Asal Desa Cemarajaya Ini Kaget, Bayi Dalam Kandungannya Terkena Dampak Minyak Mentah Pertamina

Seorang Ibu Hamil di Desa Cemarajaya Kaget bayinya Terkena Dampak Minyak Mentah

Lensanews (Karawang) – Susi (35) yang tengah hamil warga Dusun Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang ini kaget, ketika dokter RSUD mengatakan, bahwa bayi yang berada dalam kandungannya dengan usia 5 bulan harus diangkat, lantaran terkena dampak dari minyak mentah pertamina.

Susi terpaksa harus dilarikan ke RSUD Karawang, setelah mendapat rujukan dari Rumah Sakit Proklamasi untuk segera mendapatkan tindakan medis, lantaran dirinya mengalami sesak nafas dan Flek setelah berhari-hari secara terus menerus menghirup udara bau yang sangat menyengat hingga masuk ke dalam rumahnya, yang tidak jauh dari bibir pantai.

Warga Yang Terus Melakukan Pembersihan Minyak Mentah di Bibir Pantai Desa Cemarajaya
“Kata dokter Rumah Sakit Umum, bayinya sudah kena, mesti di angkat bu bagaimana, kata dokter-dokter lain kita gak boleh bunuh bayi dalam kandungan, apalagi ini bayinya masih gerak, di rawat saja dulu, gimana nanti kedepannya, akhirnya saya di rawat,” Katanya kepada Lensanews, Rabu (21/08/2019).

Sebelumnya, Ia dan suaminya panik ketika mengetahui dirinya mengalami Flek, dan tidak berpikir panjang suaminya langsung membawanya ke bidan, yang kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Proklamasi, namun setelah sampaike RS proklamasi, pihak RS proklamasi langsung memerintahkan agar secepatnya membawa Susi ke RSUD untuk segera mendapatkan pertolongan.

Tampak Butiran Minyak Mentah Yang Datang Kembali ke Bibir Pantai
“Kaget banget saya, pas saya nge-Flek, suami langsung celeng (panik) du-duanya (saya dan suami) celeng (panik), boro-boro inget ke pertamina, dari kemarin gak makan-makan karena pusing, masalahnya kan ya itu, harus diangkat, sayang kan baru usia 5 bulan ( usia bayi yang di kandung) , Ya Allaah anak sudah mau diam kok malah di suruh di angkat, gimana ceritanya, dan katanya (dokter) itu kena semua,” Jelasnya.

Setiap harinya, bau yang menyengat itu masuk ke dalam kerumah dan selalu tercium sampai dirinya mengalami sesak napas, namun semakin lama baunya semakin kuat hingga Ibu hamil ini mengalami Flek.

“Baunya bau banget, sesak emang pertamanya sesak, dada saya sesak banget pertama tuh, tapi baunya kaya gini gak enak, kipas angin dimatiin sama juga masih tercium, sedangkan kamar saya tidak ada pintunya, mau tidur dimana baunya nggak enak banget, lama-lama mungkin kehirup-kehirup, lama lama saya juga gak tau, akhirnya timbul nge-Flek,” Tuturnya.



(Din)