Diduga Akibat Limbah Minyak Mentah, Seorang Bayi di Dusun Pisangan di Kabarkan Muntah-muntah

Angger (3) Bulan Saat di Periksa Tim Medis Pertamina

Lensanews (Karawang) - Seorang bayi di kabarkan terserang muntah-muntah setelah limbah minyak mentah akibat dari kebocoran pipa pertamina datang kembali ke bibir pantai utara Karawang, Sabtu (03/08/2019).

Bayi tersebut bernama Angger yang berusia 3 bulan,  anak dari pasangan suami istri yang tinggal tidak jauh dari bibir pantai, sedangkan romi dan roni anak yang berusia 5 tahun, terserang batuk dan filek, selain itu dampak limbah minyak tersebut di rasakan oleh seorang nenek yang terlihat sudah tua, nenek itu mengalami sesak napas dan sakit mata, di duga akibat dari limbah minyak mentah yang mengotori lingkungan pantai utara.

Anak yang bayi itu kalau malam suka batuk-batuk dan muntah, sedangkan 2 anaknya yang berusia 5 tahu suka batuk dan filek

“Ngerinya kalau sudah malam, anak saya yang bayi itu suka muntah- muntah dan batuk, kasihan lah, tadinya di suruh bawa ke desa, katanya di sana ada dokter,” Ungkap Gotawa warga pisangan, Desa camarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang kepada media, Sabtu (03/08/2019)

Dirinya menolak kalau anaknya yang bayi tersebut harus di bawa kedesa menggunkan motor, karena selain khawatir akan hembusan angin yang cukup besar dari laut, juga khawatir anaknya itu mengirup bau menyengat dari limbah minyak yang saat ini terus menerus mengotoeri pantai.

Seorang Nenek di Periksa Tim Medis Pertamina
“Beberapa hari kemarin memang ada yang kesini, dan menyarankan bayinya untuk di bawa ke Desa, tapi kan lihat sendiri kondisi angin yang kencang dan bau limbah minyak yang tercemar, mendingan bertahan dulu di rumah daripada di bawa ke desa menggunakan motor.” Jelasnya.

Sementara itu, pihak puskesmas pertamina setelah mendapat laporan adanya bayi yang mengalami muntah-muntah, semiua para medis yang saat itu akan pulang segera meluncur ke sebuah rumah, dimana bayi tersebut berada dan melakukan tindakan,

“Saat ini kami hanya melakukan tindakan, dan akan di berikan obat kepada bayi itu, kita lihat dua hari kedepan, bagaimana kondisinya, berikut terhadap nenek dan2 anak dari bapak itu, romo dan roni sudah kita kasih obat,” Ujar salah satu pihak medis dari pertamina kepada media.

(Din)