Askun Kritisi Banyak Kendaraan Plat Merah Yang Tidak Bayar Pajak

Ilustrasi

Lensanews (Karawang) - Praktis hukum Asep "Askun" Agustina mengkritisi masih banyaknya kendaraan berplat nomor merah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karawang yang masih menunggak pajak kendaraan, dirinya meminta agar polisi dan pimpinannya untuk menindak tegas sehingga memberikan contoh kepada masyarakat.

"Kenapa sih gak mau ditindak tindak aja,  saya bilang berulang kali pajak itu penting dan perlu untuk masyarakat Karawang, pajak itu buat kita, buat masyarakat, buat rakyat, khususnya Kabupaten Karawang," Kata Askun di kepada Media, Senin (12/08/2019).

Dikatakannya, ketegasan sangat penting dilakukan, karena setelah dicek hampir sebagian besar banyak kendaraan plat merah yang menunggak pajak, dan hal ini menimbulkan rasa ketidakadilan bagi masyarakat, pasalnya masyarakat yang berplat nomor hitam dengan cepat ditindak jika telat membayar pajak.

"Kalau saja pajak plat merah tidak bayar, motor atau mobil, kenapa sih polisi Gak mau periksa ya kan?, saya bilang jangan di kotak-kotakkan, untuk apa dikotak-kotak karena hukum sama saja tidak boleh dibelah belah," Ujarnya.

Dalam hukum, perbuatan bagi si kaya dan bagi si miskin adalah sama, bagi si pengendara motor atau si pengendara mobil sama, juga pajak motor atau pajak mobil itu sama dan harus dipungut.

"Lagi-lagi masyarakat biasa yang harus ditilang, pertanyaan saya kenapa plat merah tidak pernah ditindak, kenapa plat merah tidak pernah diperiksa ada apa ini semua, apa takut," Tambahnya.

Jika mau menarik pajak, tarik semua, berapa banyak pajak motor dan mobil plat merah dan juga lagi-lagi ada plat merah yang diganti menjadi plat hitam, dan hal itu juga harus ditangkap.

"Dalam hal ini, lalu lintas harus tegas, tidak boleh terkontaminasi oleh hal-hal yang lain.  Kalau kita mau menegakkan aturan, siapapun dia tidak boleh takut terhadap pimpinan, sekalipun dia seorang kepala dinas,ketika dia salah, ya sudah surat mobilnya ditahan, bayar dulu pajak baru itu tertib," Terangnya.

Masih kata Askun, dirinya tidak pernah melihat polisi menangkap kendaraan ber plat merah, dan juga plat merah yang diganti menjadi plat hitam.

"Yang tadinya plat merah jadi plat hitam, apabila pejabat ini malu menggunakan plat merah ya ga usah dipake beli dong, ini udah dikasih negara gak dibayar, pertanggungjawabnnya gimana? enak banget sudah pakai nga mau bayar pajak," Tuturnya.

Penekanan pajak ini, memang harus ada  pendapatan yang lebih, harus dengan tegas siapapun dia, jadi jangan nanti merasa dekat dengan Bupati dekat dengan Kapolres meminta keringanan atau yang lain lain.

"Saya minta berharap ke bapa Kasatlantas, ataupun melalui pak Kapolres agar memberikan perintah tegas kepada Kasatlantasnya untuk menangkap plat merah baru, sehingga bisa tuntas urusan pajak ini," Harapnya.

"Kita kan mengedepankan bayarlah pajak tepat waktu, akan tetapi plat merah tidak pernah bayar pajak, sedangkan masyarakat telat beberapa minggu sudah dikasih surat dan harus bayar," Pungkasnya.

(Gie)