2 Pekan Terkena Dampak Limbah Minyak, Warga Belum Terima Konpensasi dan Ganti Rugi Dari Pertamina

Rumah Warga Yang Terkena Limbah Minyak 
Lensanews (Karawang) – Dua minggu sudah, pencemaran lingkungan oleh limbah minyak di pesisir pantai utara karawang terus terjadi dan di rasakan oleh warga pesisir pantai utara Karawang, selain merasakan dampak dari limbah minyak seperti bau menyengat dan gatal gatal, wargapun mengeluhkan janji pertamina yang akan memberikan ganti rugi (kompensasi) kepada masyarakat yang terkena dampak limbah minyak.

“Hingga hari ini, pihak pertamina belum ada yang turun melihat lokasi di sini dan melihat keadaan warga,” kata salah seorang warga cemara II, Desa Cemarajaya, Kecamatan Pedes kepada Lensanews (01/08/2019).

Dirinya menyayangkan atas sikap pertamina yang terkesan tidak mau turun ke lokasi untuk bertemu secara langsung dan melihat kondisi warga, tapi hanya menurunkan pekerja yang dibayar oleh pertamina itu sendiri,

“Saya berharap, agar pihak pertamina turun langsung kelokasi, lihat rumah kami dan warga di pesisir pantai, memang terlihat baik-baik saja, tapi kan bau dan gatal gatal ini bisa jadi dari limbah minyak, pertamina hanya mengutus pekerja, karena mereka itu memang di bayar, dan masyarakat yang membantu membersihkan limbah minyak itu kan di bayar oleh pertamina,” Terangnya.

Terkait ganti rugi yang akan di berikan oleh pertamina, sampai hari ini warga belum menerimanya.

“Belum terima, nanti sore saya akan berangkat ke desa, kalau sekarang banyak motor yang membawa limbah minyak,” Imbuhnya.

(Din)