Pasca Kebocoran Pipa Pertamina, LPLHN Bantu Bersihkan Limbah Minyak di Bibir Pantai Karawang

LPLHN 

Lensanews (Karawang) - Dampak dari kebocoran pipa pertamina yang menyebabkan sepanjang bibir pantai laut karawang menjadi kotor dengan limbah minyak mentah, membuat Lembaga Pencinta lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) melakukan kegiatan untuk membantu membersihkan limbah pertamina di area pesisir pantai Pelangi, hal tersebut sebagai bukti nyata bahwa LPHN sangat peduli terhadap lingkungan.


Sekjen DPP LPLHN Daman Huri mengatakan, bahwa inilah bukti dari anggota LPLHN yang peduli dengan lingkungan agar tetap terjaga keutuhannya, dan beberapa hari kedepan mungkin kegiatan ini akan di lakukan setiap harinya secara bergantian.


LPLHN Saat Bersihkan Tumpahan Minyak
"Harapan kedepannya LPLHN tetap kompak dan peduli terhadap lingkungan, sedangkan personil yang saat ini diturunkan dilapangan ada 16 anggota, mudah mudahan dalam kurun waktu lebih kurang satu minggu kedepan, personil secara bergantian rutin membersihkan area yang terdampak," Ucapnya, Senin (29/07/2019)


Untuk menunjang dalam kegiatan ini, pihak pertamina sudah menyiapkan segalanya, mulai dari safety seperti sepatu bot, sarung tangan, masker, sedangkan untuk peralatannya seperti karung, kantong platik besar dan sekop.

"Kami disini hanya mengumpulkan tumpahan minyak yang berada di bibir pantai, lalu dimasukan ke dalam plastik setelah itu dimasukan kedal karung dan dikumpulkan, kemudian di angkut oleh ojeh yang di bayar pihak Pertamina," Jelasnya

Dibawah Teriknya Matahari LPLHN Terus Berupaya Membersihkan Limbah Minyak
Dirinya berharap, dengan terjadinya peristiwa seperti ini, semoga kedepannya pertamina bisa mencegah terjadinya kebocoran pipa, dan kepada semua unsur untuk bersama sama ikut berperan dalam mengatasi pencemaran lingkungan.

"Kami mengharapkan pada pihak Pertamina, kedepannya agar cepat tanggap dalam mencegah terjadinya hal seperti ini, dan mari kita sama sama menjaga, merawat kelestarian alam dengan sebaik mungkin, dan kamipun berharap untuk kedepannya agar hal seperti ini tidak terulang kembali," Pungkasnya.


(Din)