Dua Pelaku Pemerkosaan Terhadap Pelajar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dua Pelaku Pemerkosa Terhadap Pelajar Berhasil di Tangkap Polisi

Lensanews (Tangerang Selatan) – Satuan Unit Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan dua pelaku pemerkosa seorang pelajar sekolah menengah, pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing.

“Kedua pelaku, yaitu Mana dan Band, warga Tangsel tidak dapat berbuat banyak saat dijemput tim Reskrim,” Kata Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferdy Irawan, Rabu (17/07/2019).

Kasus pemerkosaan terhadap pelajar itu terjadi setelah kakak korban melihat adanya perubahan korban yang hampir setiap hari pulang malam dan menjadi sosok pendiam.

Aksi pemerkosaan terjadi Minggu (14/07/2019), saat pelaku Mana mengajak temannya Band bertemu korban, seteah mereka bertemu kemudian kedua pelaku mengajak korban ke salah satu gubuk di kawasan perumahan di Pamulang.

“Dengan bujuk rayu dan dipaksa akhirnya terjadi hubungan suami istri secara paksa yang dilakukan secara bergantian,” Ujar Kapolres.

Menurutnya, yang melakukan aksi pemerkosaan pertama kali pelaku Band, yang kemudian di lakukan oleh pelaku Mana.

“Dari hasil pemeriksaan ke dua pelaku dan korban, ternyata aksi pemerkosaan sudah direncanakan sebelumnya, walaupun dalam aksi itu tidak ada pengaruh alkohol atau minuman keras, yang ada adalah intimidasi terhadap korban, karena di lokasi kejadian atau TKP (tempat kejadian pertara) saat itu dalam keadaan sepi, tidak ada orang lain,” Imbuhnya.

Setelah peristiwa itu, korban pun trauma serta terjadi perubahan sikap dalam kesehariannya, seperti selalu pulang larut malam dan tidak banyak bicara atau menjadi pendiam.

“Melihat perubahan sikap terhadap korban, sang kakak merasa curiga, dan setelah ditanya ternyata dirinya sudah menjadi korban pemerkosaan oleh dua orang temannya,” Jelasnya.

Mendengar penuturan korban kemudian kakaknya melaporkan ke pihak Polres Tangsel, atas perbuatannya itu, kedua pelaku dikenakan Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 214 tentang Perlindungan Anak dan terancam hukuman penjara hingga 15 penjara.


(Din)


Sumber : poldametrojaya