Dalam Satu Bulan, Satreskrim Polres Karawang Berhasil Menangkap 18 Tersangka Pengedar Narkoba

Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Agus Susanto Saat Konferensi Pers 

Lensanews (Karawang) – Dalam satu bulan Satresnarkoba Polres Karawang berhasil mengungkap pelaku pengedar narkoba jenis sabu, ganja dan obat-obatan terlarang, sebanyak 18 tersangka diamankan polisi.

“Kami dari jajaran Satresnarkoba Polres Karawang dalam satu bulan ini telah melakukan upaya pengungkapan narkoba berbagai jenis, baik itu sabu, ganja maupun obat-obatan yang mengandung golongan keras psikotropika atau golongan keras,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Karawang Akp Agus Susanto S.H.M.M di dampingi oleh Kasubag Humas AKP Yoga Prayoga S.H saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Selasa (23/07/2019)

Menurutnya, dalam satu bulan ini, ada sekitar 18 laporan dari sejumlah kelompok yang berhasil di ungkap dan menangkap para tersangka. Polisi pun menyita barang bukti berbagai jenis narkoba dari tangan para pengedar barang haram tersebut.

Para Pelaku Pengedar Narkoba yang di Tangkap Polres Karawang
“Dari satu bulan terakhir, kami telah berhasil mengungkap sekitar 18 laporan yang berhasil kita ungkap dari 18 bersangka, dari para tersangka ini ada beberapa kelompok, yang pertama berkaitan dnegan pengungkapan masalah sabu, terdiri dari 13 tersangka, barang bukti yang kita amankan sekitar kurang lebih 2 ons, dari berbagai ukuran,” Terangnya.

Sedangkan satu tersangka di tangkap karena memiliki narkoba jenis ganja dengan barang bukti 12 gram dan tersangka lainnya lantaran memiliki obat-obatan yang masuk dalam golongan B.
“Kemudian ganja, berhasil kita ungkap dari satu tersangka dengan jumlah barang bukti 12 gram, dan obat-obatan yang termasuk kedalam golongan B, kita berhasil ungkap sekitar 25 ribu butir,” Jelasnya.

Barang Bukti Dari Tangan Tersangka Pengedar Narkoba
Untuk jaringan sabu , ada sekitar 15 tersangka yang kita amankan dari berbagai daerah, 3 jaringan daerah Cikampek, Karawang Barat, dan juga ada dari Pambuaran, semuanya ada 4 jaringan yang berasal dari jaringan Jakarta, Bekasi dan Surabaya

“Sedangkan untuk obat obatan, rata-rata semua berasal dari Cikarang, Bekasi,” Imbuhnya.

Para tersangka yang di tangkap dari berbagai tempat, baik itu di rumah, di rumah kost atau dengan cara transaksi, dan mereka mendapatkan obat-obatan itu akan di sebarkan di wilayah Karawang, namun pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut, karena ada dugaan indikasi bahwa jenis obat ini sampai kepada para pelajar.

“Dari penangkapan itu sendiri kami lakukan di berbagai tempat, ada yang kita tangkap OTT dengan cara melakukan transaksi undercoverbuy, ada tempat kost, dan di rumah. Dan para tersangka ini mengedarkan narkoba ini ke wilayah Karawang, untuk obat-obatan ada indikasi ke pada para pelajar, namun masih kita dalami,”  Jelasnya.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka pengedar sabu akan di jerat dengan pasal 114 ayat (2) junto 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika

“Dari 14 tersangka ini untuk tersangka sabu kita kenakan Undang Undang narkotika no 35 Tahun 2009, pasal 114 junto 112 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup, sedangkan 4 tersangka lainnya, yaitu pengedar obat-obatan yang dilarang dan termasuk dalam golongan B akan di kenakan pasal 196 junto 197 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan pasal 62 UU No 05 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” Pungkasnya.

(Din)