Berusaha Kabur Dengan Nyemplung ke Rawa, Satu Dari Dua Pelaku Pencuri di Hajar Massa

Pelaku di Amankan Polisi Setelah Berusaha kabur

Lensanews (Bekasi) - Satu dari dua pria yang hendak melakukan pencurian sepeda motor menjadi bulan-bulanan massa, lantaran aksinya yang nekat di ketahui korban dan warga, setelah berusaha kabur dan nyemplung ke rawa-rawa, di Kampung Utan, Kelurahan Wansari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jumat (26/07/2019). Di duga kesiangan dalam melakukan aksinya, hingga perbuatannya tersebut di ketahui oleh banyak orang.
Melihat warga berkumpul dan mengepungnya, pelaku bernama Sandi (33) yang tengah berada di dalam rawa, akhirnya tidak berdaya dan naik kedaratan, namun sebelum diserahkan ke polisi, massa yang jengkel menjadikannya bulan-bulanan.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Elman mengatakan, pencuri yang ditangkap ketika bersembunyi di rawa adalah Sandi, sedangkan temannya yang bernama Dany, lebih dulu ditangkap oleh warga ketika melarikan diri.

“Pelaku dua orang, sekarang sudah ditahan oleh Polsek Cikarang Barat,” Ujarnya.

Keduanya melakukan pencobaan pencurian di rumah kontrakan milik Aprianto (37) sekitar pukul 05.30 WIB, para pelaku hendak menggasak sebuah sepeda motor yang diparkir di halaman rumah.

“Korban yang berada di dalam kontrakan mendengar suara pelaku menggeser sepeda motornya, sehingga korban mengintip dari balik jendela,” Tambahnya.

Rupanya aksi pelaku dipergoki warga lain, teriakan maling mengundang perhatian sehingga warga ramai-ramai melakukan pengejeran, hasilnya pelaku Dani ditangkap tanpa melakukan perlawanan, sementara pelaku Sandi berusaha kabur.

“Sandy melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke rawa-rawa, warga lalu meminta bantuan ke Polsek Cikarang Barat, sehingga pelaku dapat ditangkap,” Terangnya.

Keduanya lalu digelandang ke Mapolsek Cikarang Barat, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun, dan barang bukti disita berupa sebuah linggis, obeng, kunci leter T, dua unit sepeda motor, dan pakaian pelaku.

(Din)


Sumber : poldaMetrojaya