4 Kurir Narkoba Jaringan Internasional Berhasil di Tangkap, 30 Kg Sabu di Mobil di Sita Polisi

Penangkapan 4 Tersangka Sebagai Kurir Narkoba Jaringan Internasional

Lensanews (Jakarta) - Empat orang pelaku yang menjadi kurir narkoba jaringan Internasional berhasil di tangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, setelah pihak kepolisian melakukan penggeledehan terhadap mobil yang mereka gunakan dan Polisi berhasil menyita 30 Kg sabu yang di seludupkan dalam dasboard mobil tersangka.

Kanit I Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Oktora mengatakan, sabu tersebut berasal dari Myanmar. Barang haram itu diseberangkan ke Indonesia melalui jalur laut.

"Asal mula barang ini diseberangkan dari Malaysia dan kemungkinan barang ini juga berasal dari Myanmar. Jadi polanya masih sama, diseberangkan dari perairan timur Sumatera, masuk melalui Dumai," Katanya di Polres Jakarta Barat, Jalan S Parman, Slipi, Jakbar, Selasa (16/07/2019).

Keempat tersangka berinisial HA (26), AR (20), PA (49) dan SB (37), Penangkapan para tersangka ini, hasil dari penyelidikan pihak kepolisian yang di mulai pada Rabu (10/07/2019)


Saat itu para tersangka tengah berjalan beriringan menggunakan 2 unit mobil. Polisi yang melakukan pengejaran sempat mendapat perlawanan dari sindikat tersebut.

Namun polisi berhasil menangkap para tersangka. Polisi kemudian menggeledah mobil para tersangka dan diketahui bahwa sabu tersebut disembunyikan di dashboard mobil.

"Dashboard-nya sudah kosong, jadi segala isinya, dari AC segala macam sudah dibongkar," Terangnya.

Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional 
Polisi saat ini masih mengembangkan kasus itu untuk menangkap jaringannya yang lebih besar, kasus ini sendiri merupakan pengembangan dari pengungkapan 120 kilogram sabu yang dikirim Myanmar, yang diungkap oleh tim yang sama di bawah pimpinan AKBP Erick Frendriz dan AKP Arif Oktora.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas narkoba.

"Sebab yang kita cermati selama ini, para pelaku kriminal itu sangat berkaitan erat dengan narkoba," Ujarnya.

Kombes Pol Hengki menyebut, para pelaku kejahatan yang diungkap Polres Jakarta Barat mayoritas menggunakan narkoba, salah satunya adalah pelaku penjambretan yang merampas kalung nenek gendong bayi di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

"Nah pelaku jambret itu kenapa dia begitu berani dan tidak punya rasa takut, ternyata karena memakai narkoba," Tandasnya.


(Din)



Sumber : poldametrojaya