TNI Serahkan Penganan Kasus Pelaku Penculikan ke Polisi

Pangdam XIV/Hasanudin Mayjen Surawahadi
Lensanews (Kendari) - Pasca penangkapan Andrianus Pattian sebagai pelaku pencabulan dan penculikan terhadap anak dibawah umur di Kendari, Pangdam XIV/Hasanudin Mayjen Surawahadi mengatakan, pelaku bakal di kenakan hukuman berlapis.

"Untuk kasusnya di militer sudah kita selesaikan, jadi dia dipecat dan mendapatkan hukuman selama satu tahun," Ujarnya kepada wartawan, Jumat (03/05/2019).

Untuk kasus di militer, pelaku akan menjalaninya di lapas kendari, bukan di tahan militer, karena sekarang statusnya bukan militer lagi, sedangkan untuk di tahanan militer bagi anggota TNI yang masih aktif namun bermasalah..

"Tidak bisa dia jalani di tahanan militer, karena statusnya saat ini bukan lagi militer, yang ditahan di rumah tahanan militer itu kecuali statusnya masih TNI, tapi ini tidak lagi," Tambahnya.

Selain itu, pihak TNI sudah menyerahkan penanganan kasus penculikan dan dugaan pencabulan pelaku ke pihak kepolisian.


"Terkait motif kejahatannya yang lalu, itu kita serahkan kepada polisi, makanya hari ini akan kita bawa kembali ke Kendari untuk dikembangkan penyelidikannya," Katanya.

Sementara itu, Komandan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Makassar Kolonel CPM Andi Sukawati Hafid menjelaskan, pelaku sempat dibawa ke Makassar untuk menjalani persidangan di Pengadilan Militer Makassar.

"Jadi dia (Adrianus) ini dibawa untuk dihadirkan di pengadilan kemudian dibacakan kembali vonisnya lalu ia tanda tangan, vonisnya sudah jatuh tanggal 9 April, kemudiaan saat ditangkap 1 Mei kita hadirkan di Pengadilan Militer," Jelasnya.


(DN)



Sumber : detiknews.com