Tidak Terima Keputusan PN, Akhirnya Vonis Tersangka di Perberat Menjadi 20 Tahun Dihukum Penjara

Terdakwa Jalani Putusan Majelis
Lensanews (Jakarta) - Setelah kedapatan oleh petugas saat di lakukan pemeriksaan dan terbukti membawa narkotika jenis sabu seberat 3 Kg melalui Bandara Soekarno Hatta (Soeta), akhirnya pria kelahiran 18 November 1974 bernama Chow Yen Fa, warga negara Malaysia dihukum 20 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

Kasus bermula saat tersangka Fa bertemu Benren di Hotel Best View, Sri Petaling, Kuala Lumpur pada 4 Juni 2018 lalu. Dari Benren, tersangka mendapat tiket pesawat Kuala Lumpur - Jakarta dan juga sebuah koper.

Ketika tersangka sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 15.00 WIB, saat melintasi X-Ray, petugas mencurigai dan memeriksanya, dari hasil pemeriksaan koper yang di bawanya, petugas mendapati 3 kg sabu yang akhirnya tersangka duduk di kursi pesakitan.

Sebelumnya, pada 6 Maret 2019, Pengadilan Negeri Jakbar menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada tersangka, namun keputusan PN Jakbar tidak diterima dan tersangka mengajukan banding.

Bukannya hukumannya diperingan, malah Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memperberatnya.

"Menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar diganti pidana penjara 1 tahun," Ucap majelis sebagaimana dilansir website PT Jakarta, Senin (13/05/2019).

Duduk sebagai Ketua Majelis Sudirman dengan anggota Elnawisah dan anggota Daniel Dalle Pairunan, majelis memperberat hukuman Fa karena dinilai tidak mendukung program pemerintah Indonesia yang sedang giat-giatnya memberantas narkotika.

"Perbuatan terdakwa hanya merusak mental generasi muda tetapi juga dapat membunuh secara pelan-pelan penerus bangsa," Ujar Majelis.


(DN)



Sumber : detiknews.com