Terungkap Dari Sandal yang Tertinggal, Pelaku Curanmor di Tangkap Polisi

Sandal yang Tertinggal Pelaku Curanmor
Lensanews (Blitar) - Seorang warga bernama Imam Ghozali (58) Dusun Ngandengan RT 01 RW 01 Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Blitar, mangalami kehilangan sepeda motornya yang terparkir di teras rumahnya ketika melaksanakan ibadah sholat Isya di sebuah masjid yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Namun aksi pencurian tersebut terungkap lantaran sepasang sandal jepit yang di pakai pelaku tertinggal di lokasi kejadian.

Sepeda motor dengan nomor polisi AG-6647-KT diparkir menghadap kanan, lengkap dengan anak kunci yang masih menancap pada motor tersebut.

Korban (Imam) ingat betul kejadian itu pada Selasa (23/04/2019) sekitar pukul 18.30 WIB, setelah memarkirkan motornya lalu berjalan kaki menuju Masjid At-Tasyakun yang tak jauh dari rumahnya untuk menunaikan salat isya.

"Sekitar jam 19.30 WIB, korban pulang dari masjid dan mendapati sepeda motor sudah tidak ada atau hilang, ditanya orang di sekelilingnya tidak ada yang tahu, namun mereka mendapati sepasang sandal jepit usang warna putih tertinggal di teras rumah itu," Kata Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (07/05/2019).

Karena tidak ada yang tahu, baik anggota keluarganya maupun tetangganya tidak merasa memiliki sandal tersebut, akhirnya korban menyimpannya serta menduga bahwa sandal yang tertinggal adalah sendal si pelaku yang telah mencuri sepeda motornya

Selanjutnya, korban menerima informasi pada hari Minggu (05/05/2019) dari perangkat desanya yang bernama Sumarno, bahwa sepeda motor milik korban telah di temukan oleh warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.

Kemudian, setelah sehari di temukannya sepeda motor, sambil membawa rekaman cctv korban melaporkan ciri-ciri sipelaku pencurian tersebut ke Polsek Selopuro.
"Kami lakukan penyelidikan dan rekaman CCTV yang berada di dekat penemuan sepeda motor tersebut, kemudian diperoleh informasi tentang ciri-ciri pelaku, selanjutnya pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Selopuro," Imbuhnya.

Pelaku diketahui bernama Andri Suprayitno, laki-laki yang berusia 32 tahun ini merupakan warga Dusun Kebonrejo RT 02 RW 09 Desa Mronjo, menurut catatan di kepolisian, pelaku sudah pernah terlibat perkara hukum sebanyak 12 kali, dua kali menjalani hukuman di LPKA Blitar dan Lapas kelas 2B Blitar sebanyak 10 kali.

"Pelaku mengaku jika sandal jepit putih itu miliknya, sat ini statusnya sebagai tersangka dan  terjerat pasal 363 KUHP, ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara," Pungkasnya.  


(DN)


Sumber : detiknews.com