Sidang Lanjutan Dugaan Pencurian Terhadap Bangunan Pemda 2 di Tunda

Alex Safri Winando, SH, MH
Lensanews.id (Karawang) - Sidang lanjutan atas dugaan kasus dugaaan pencurian hingga mencapai kerugian sekitar 3 Miliar pada bangunan Pemda 2 yang melibatkan 3 orang pekerja berlangsung pada hari Selasa (14/05/2019), namun hasil keputusan persidangan dari majelis hakim yang di gelar di Pengadilan Negeri Karawang ini di tunda dan dilanjutkan pada hari Rabu (22/05/2019) mendatang.

Kuasa hukum terdakwa Alex Safri Winando, SH, MH mengatakan, bahwa JPU keberatan atas esepsi yang telah disampaikan dan menunda persidangan sampai hari Rabu yang akan datang.

“Jaksa penuntut ini keberatan atas esepsi kita kemarin, putusan dihari Rabu tanggal 22 nanti, apakah dakwaan itu diterima atau tidak,” Jelasnya usai persidangan kepada awak media.

Dirinya juga menyatakan tidak terima atas dakwaan penuntut umum yang mengatakan kerugian mencapai 3 Miliar tersebut.

“Yang jelas kami tidak terima atas dakwaan penuntut umum yang mengatakan, kerugian 3 miliar, dia (JPU) harus katakan dulu, berapa barang yang hilang dan berapa jumlahnya, karena di katakan dan dijumlahkan sebesar 3 miliar,” Jelasnya.

Ketidak jelasan atas tuduhan tersebut juga menjadi pertanyaan publik, dimana kliennya tidak mengambil barang hingga mencapai nilai sebesar itu, karena pada saat terdakwa ke lokasi pun keadaan intalansi AC tersebut sudah dalam keadaan rusak.

“Kalau menurut kami dari esepsi kami kemarin, 3 miliar itu tidak jelas apakah siapakah yang mengambil nilai 3 miliar itu sedangkan terdakwa sendiri tidak mengambil dengan jumlah itu, nah kalo merusak intalasi AC itu pada bulan Januari itu para terdakwa datang ke lokasi itu memang keadaannya sudah rusak,” Tambahnya.

Dirinya membantah, bahwa kliennya mencuri sebesar itu karena sebagian intalansinya juga masih terpasang, menurutnya tidak mungkin mencapai kerugian sebesar yang telah di tuduhkan.

“Tidak mungkin klien kami mencuri dengan nilai 3 miliar, karena barangnya juga masih terpasang sebagian instalansinya, kalaupun jaksa penuntut umum terbukti dipotong-potong berarti bukan 3 miliar karena masih ada sisa,” Terangnya.

Di akhir wawancaranya Alex safri juga menyampaikan bahwa jika tidak terbukti atas tuduhan tersebut, kasus tersebut tentu ada korupsi.

“Tinggal menunggu aja keputusan ini apakah terbukti atau tidak dalam dakwaan ini beserta menunggu tuntutannya, dan jika tidak terbukti kami berpikir hal ini pasti korupsi,” Pungkasnya.

(Gie)