Dua Pelaku Geng Motor Yang Melakukan Pembacokan di Tangkap Petugas Polsek Klari

Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution
Lensanews (Polres Karawang) – Dua pelaku pengeroyokan berinisial SP (20) dan DM (20) berhasil di tangkap petugas kepolisian Polsek Klari, Karawang, setelah keduanya melakukan penganiayaan terhadap korban bernama M. Muktar (19) hingga menderita luka bacok akibat senjata tajam.

Kedua pelaku di ketahui warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, dan merupakan anggota dari Geng Motor di Kabupaten Karawang, sedangkan korban adalah warga Dusun Bakanjati, Desa Pancawati, Kabupaten Karawang mengalami luka pada bagian punggung dan lengan akibat sabetan dari senjata tajam (Sajam) jenis samuarai dan celurit.

Dua Pelaku Pengeroyokan (Anggota Geng Motor)
Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution didampingi Kasat Reskrim Polres Karawang AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan, peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok pada bagian punggung dan lengan terjadi pada Minggu (12/05/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kejadian bermula saat korban menegur dua orang pelaku DM dan SP, yang saat itu mengendarai sepeda motor dengan knalpot bising berjalan ugal-ugalan di sekitar jalan yang ada di TKP, tepatnya di jalan Raya Depan Pemancingan Deny, Dusun Bakan Jati Rt 04/03, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Karawang.

Namun ke dua pelaku tersebut tidak terima akan teguran korban, yang akhirnya terjadilah perkelahian yang berujung dengan pembacokan yang dilakukan oleh kedua pelaku.

“Akibat dibacok oleh pelaku DM dan SP korban harus menderita luka jahit sebanyak 17 jaitan, punggung sebelah kanan 15 jaitan dan tangan kanan 2 jaitan, ” Kata Kapolsek Klari kepada wartawan di Mapolres Karawang, Jumat (24/05/2019).

Barang Bukti dari Tangan Pelaku Pengeroyokan
Untuk Barang bukti yang diamankan dari tangan kedua pelaku yaitu satu bilah samurai, satu buah cerulit, dan satu unit sepeda motor jenis Matic Honda Vario Nopol T-4390-NX.

“Barang bukti senjata tajam jenis cerulit dan samurai ini yang digunakan oleh kedua pelaku untuk memvacok korban ” Ungkapnya.

Sedangkan barang bukti lain yang kami amankan, yaitu satu potong sweater warna merah, satu kaos warna orange, dan celana panjang warna putih yang dalam kondisi sobek dan berdarah akibat terkena sabetan senjata tajam.

“Kami juga mengamankan barang bukti pakaian milik korban yang dipakai korban saat dikeroyok dan dibacok oleh kedua pelaku,” Sambung Kapolsek.

Akibat perbuatannya, kini kedua pelaku terpaksa harus mendekam dan tidur dibalik sel tahanan Mapolres Karawang.

“Pelaku akan kami jerat dengan pasal 170 ayat (1) e KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara,” Pungkasnya.


(Din)


Sumber : tribratanewskarawang