Curi Perhiasan Majikan, Seorang PRT di Tangkap Polisi

Ilustrasi
Lensanews (Jakarta) – Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) berinisial Al (46), asal Padang, Sumatera Barat di tangkap dari rumah kontrakannya oleh petugas Polsek Metro Tanha Abang, lantaran di duga mencuri sebuah perhiasan berupa liontin berlian milik majikannya di sebuah apartemen di Jalan KH Mas Masnyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (10/05/2019).

Namun perhiasan tersebut sudah di jual oleh pelaku kepada pedagang emas keliling sebesar  20 Juta rupiah

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Supriyadi menuturkan, pelaku melakukan aksi pencurian pada hari Kamis (09/05/2019), sekitar pukul 18:00 WIB, yang saat itu majikannya bernama Fanisa Sandra sebagai korban sedang keluar rumah, sehingga pelaku hanya seorang diri di rumah karena masih bekerja membersihkan dan merapikan ruangan.

Berawal dari korban yang pulang kerumahnya, dan kaget setelah melihat posisi dalam ruangan dan kamar sudah berbeda dan tidak pada tempatnya, kemudian mengarah ke tempat perhiasan emas yang berada dalam lemari, ternyata setelah di periksa satu perhiasan liontin sudah tidak ada pada tempatnya, sedangkan yang lainnya masih utuh.

Karena curiga pada wanita pembantu rumah tangganya, akhirnya pada malam itu juga korban melaporkan kejadian tersebut ke kantor polis, petugas yang datang ke lokasi meminta kepada korban untuk membuka dan memutar rekaman kamera CCTV yang di pasang.

Dari hasil rekaman CCTV terungkap, bahwa yang telah membobol lemari, di mana perhiasan korban di simpan adalah pembantu rumah tangga yang bekerja di rumahnya.

Selanjutnya, polisi pun langsung menjemput dan mengamankan pelaku di rumah kontrakannya di Jalan Karet Pasar 2, Tanah Abang.

Menurut pengakuan dari pelaku, ketika sedang asyik memberesi ruangan, dirinya melihat perhiasan tersebut dan mengaku khilaf karena telah mengambil liontin yang berada di dekat lemari.

“Saya tidak tahu kalau barang yang diambil itu perhiasan berlian,” Kata Pelaku kepada polisi.

Namun pelaku akhirnya mengakui perbuatannya, bahwa dirinya nekad mengambil perhiasan milik majikannya lantaran kebutuhannya untuk membayar kontrakannya serta kebutuhan anak-anaknya, dimana si pelaku bekerja sendirian tanpa seorang suami.

“Ya pak, saya nekat mengambil karena butuh makan dan bayar kontrakan Rp500 ribu/bulan, anak tiga dan dua tinggal di rumah saudara jadi seorang lagi tinggal bersama. Saya dengan suami sudah pisah ranjang,” Ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah AKBP Lukman Cahyono mengatakan, saat pelaku diperiksa oleh tim penyidik, mulanya tidak mengakui perbuatannya, tetapi setelah di desak akhirnya pelaku mengakuinya, namun barang yang telah di curinya itu telah di jual.

“Awalnya wanita itu membantah mengambil perhiasan namun akhirnya mengaku dan tersangka menuturkan barang sudah dijual,” Ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi.

(PMJ)



Sumber : poldametrojaya