7 Tips Jitu Mencegah Asma Saat Berolahraga

Lensanews - Tak cuma debu atau alergi terhadap sesuatu, serangan asma bisa terjadi akibat olahraga, ya asma saat olahraga kerap kali terjadi dan tidak disangka-sangka, meski begitu sebenarnya olahraga bisa jadi salah satu pengobatan alternatif bagi orang dengan asma, supaya mengurangi gejalanya.

Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal, membuktikan bahwa melakukan olahraga rutin selama 12 minggu dapat membuat gejala asma lebih terkontrol.

Tentu saja serangan asma saat olahraga bisa dicegah, ada beberapa hal yang bisa di lakukan untuk mencegah asma saat olahraga, supaya olahraga tenang dan tubuh pun bugar.

Kiat mudah mencegah asma saat olahraga

1. Kendalikan asma dengan baik

Mungkin kita sudah tahu jika asma adalah penyakit kambuhan yang tidak bisa disembuhkan, walaupun begitu kita tetap bisa mencegah asma kambuh, supaya tak terjadi serangan asma saat olahraga, kita harus memastikan bahwa penyakit ini terkendali dengan baik.

Kendalikan penyakit asma yang di miliki dengan mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan dengan rutin, ingat beberapa obat memang disarankan untuk diminum rutin.

Cara mencegah asma saat olahraga lainnya adalah dengan menghindari berbagai pemicunya, dari mulai debu, udara dingin, asap rokok, hingga polusi udara.

Alih-alih melakukan olahraga di luar ruangan yang dingin, berdebu, dan penuh dengan polusi, kita bisa berolahraga di dalam ruangan, jangan lupa untuk memastikan bahwa ruangan yang akan di pakai untuk olahraga bersih dari debu dan udaranya cukup bersih.

2. Tutup mulut dan hidung saat berolahraga di cuaca dingin

Ingat, asma dapat kumat bila menghirup udara yang dingin dan kering, menutup mulut dan hidung akan menghalangi udara dingin untuk masuk ke saluran napas.

Kita dapat menggunakan selendang atau masker, trik ini akan menjaga udara di sekitar mulut dan hidung agar tetap hangat dan lembab.

3. Jangan lupa pemanasan dulu

Banyak yang menyepelekan pemanasan sebelum olahraga, padahal pemanasan ditujukan untuk membuat tubuh siap dan tidak kaget ketika berolahraga, hal ini penting dilakukan oleh siapapun, termasuk yang memiliki penyakit asma.

Pasalnya, pemanasan adalah salah satu cara mencegah asma saat olahraga, di mulai dari jalan perlahan kemudian dilanjutkan dengan lari-lari kecil selama 30 detik dan istirahat 60 detik dan bisa melakukan hal ini 2-3 kali.

Pemanasan sebelum olahraga bisa dilakukan selama 5-10 menit, tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing.

4. Pilih jenis olahraga yang sesuai

Supaya asma tidak kambuh saat olahraga, pilih jenis olahraga yang sesuai, yaitu yang tidak membuat kita terengah-engah.

Beberapa olahraga membuat kita bernapas lebih cepat dibandingkan olahraga lainnya, contohnya lari jarak jauh, basket, dan sepakbola, semakin cepat napas, maka kemungkinan asma kambuh pun semakin tinggi.

Sementara itu, olahraga yang aman bagi kita seperti sprint, baseball, voli, angkat beban, gulat, golf, voli, dan yoga, jenis olahraga tersebut berlangsung singkat sehingga tidak perlu terlalu sering mengambil napas dan memberikan kesempatan untuk mengatur napas.

5. Biasakan menarik napas lewat hidung saat berolahraga

Pada umumnya, ketika berolahraga, orang-orang sering kali menarik napas melalui mulut, memang menarik napas dengan mulut akan menarik jumlah udara yang lebih banyak dibandingkan menarik napas lewat hidung.

Namun berbeda dengan hidung, mulut tidak memiliki rambut-rambut dan rongga sinus seperti hidung yang membantu menghangatkan dan melembabkan udara yang masuk.

Dengan membiasakan menarik napas lewat hidung, akan menjaga udara yang terhirup tetap hangat dan lembab sehingga terhindar dari kumatnya asma.

6. Lakukan persiapan sebelumnya

Meski bisa mencegah asma saat olahraga, sebaiknya tetap siapkan nebulizer dan inhaler ketika berolahraga, bila takut untuk memulai olahraga karena asma yang di miliki, lebih baik konsultasi dan diskusikan hal ini pada dokter.


Apakah tidak boleh lari jarak jauh atau berkompetisi dalam basket atau sepakbola?

Bila lari maraton, basket, atau sepak bola merupakan olahraga favorit, tapi memiliki asma, jangan berkecil hati! tetap bisa melakukan olahraga ini dengan aman.

Kita bisa mencegah asma dengan menggunakan obat-obatan seperti short-acting beta-2-agonist (SABA), low-dose inhaled corticosteroid, long-acting beta-2-agonist (LABA), dan higher-dose inhaled corticosteroid.

Beberapa obat-obatan ini termasuk ke dalam golongan obat yang diizinkan untuk digunakan dalam kompetisi (tidak dianggap sebagai doping).

Namun ada pula obat yang perlu di laporkan ke badan anti-doping bila digunakan saat berkompetisi, konsultasikanlah dengan dokter mengenai dosis dan pemakaian yang tepat.

(HS)



Sumber : hellosehat.com