Status Hukum Waterpark De’Keraton Bay, Kapolsek Klari Dengan Penyidik Saling Lempar

Korban Setelah di Evakuasi Dari Dalam Lubang Pipa Penghisap Air
Lensanews.id (Karawang) – Terkait status hukum waterpark De’Keraton Bay yang menewaskan seorang anak yatim berusia 12 tahun diduga simpang siur, pasalnya pihak berwajib yang saat ini menangani perkara tersebut terkesan saling lempar, antara Kapolsek Klari dengan petugas penyidik yang berada di posek klari.

Untuk mendapatkan jawaban terkait kejelasan proses hukum Waterpark De,Keraton Bay, Kanit Reskrim Polsek Klari Iptu Gunarta tidak bisa memberikan penjelasan, dan mengarahkan pertanyaan tersebut ke Kapolsek Klari.

“Ke Kapolsek saja, ke pak Kapolsek saja,”Ujarnya kepada Lensanews.id saat ditemui di ruangannya, Jumat (26/04/2019).

Namun setelah berhadapan dengan Kapolsek Klari Komisaris Polisi (Kompol) H. Relisman Nasution, SH, MH, mengatakan, bahwa kasus tersebut sudah lama dan sudah ada perdamaian, musyawarah secara kekeluargaaan  

TKP Korban Tersedot di Lubang Pipa Penghisap Air
“Itu sudah lama, saya rasa itu sudah lama, itu orangnya itu, yang meninggal itu, sudah dami (Damai) dengan orang tuanya,Musyawarah, kekeluargaan,” katanya saat di tanya kelanjutan proses hukum Waterpark De’Keraton Bay.

Dirinya juga menerangkan, bahwa hingga saat ini belum di ketahui siapa tersangkanya.

“Siapa tersangkanya ya ga tau, belum ada,” Imbuhnya dengan nada pelan.

Sedangkan mengenai penyelidikan sejak terjadinya peristiwa tersebut, Kapolsek mengaku bahwa sampai sekarang pihaknya belum melakukan pemeriksaan.

“Ya orang kita belum di ini sih, belum di proses,” Katanya dengan nada rendah.


(Gie/Din)