Seorang Mahasiswi di Cekik Sampai Tewas Oleh Pacarnya yang Pengangguran Lantaran Cemburu

KIJ (Pelaku Pembunuhan Mahasiswi)
Lensanews (Denpasar) – Setelah membunuh karena terbakar api cemburu, KIJ alias Kodok seorang pria pengangguran yang telah gelap mata hingga tega mencekik pacarnya seorang mahasiswi bernama Buleleng Ni Made Serli hingga tewas tergeletak dikamar kosnya di Singaraja, Buleleng, Bali, pada hari Kamis (11/04/2019), kini pelaku sudah tertangkap dan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian .

Kapolres Buleleng AKBP Suratno dalam keterangan tertulis mengatakan, Salah seorang sahabat Serli, Meli Triastuti, awalnya curiga sebab korban hilang sejak hari Senin (08/04/2019), kemudian sahabatnya itu mendatangi kamar kos korban di Jl Wijayakusuma, Banyuasri, Singaraja.

"Rasa penasaran Meli Triastuti terhadap keberadaan korban akhirnya membuatnya mencari di kamar kos korban yang ada di Jalan Wijayakusuma Gang IV Nomor 1 Kelurahan Banyuasri, Singaraja, ternyata kamar kos korban dalam keadaan tertutup, namun sepeda motor warna krem bernopol DK-2495-HC milik korban masih terparkir di tempat kos," Katanya, Kamis (11/04/2019).

Saat sahabat itu dan teman-temannya mendatangi kos korban beberapa kali, hingga akhirnya sahabat korban mencium bau menyengat dari kamas kos korban.

"Terakhir didatangi kamar kos korban hari Kamis (11/04/2019) sekitar pukul 13.00 WITA tercium bau menyengat dan setelah dibuka menggunakan kunci yang ada di jendela luar kamar terlihat korban sudah dalam keadaan tergeletak," Sambungnya.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya yang telah melakukan pembunuhan terhadap korban, tak kurang dari sehari pelaku pembunuhan korban pun diringkus polisi.

Mahasiswi Yang Menjadi Korban Pembunuhan
Sementara itu, Kapolsek Kota Singaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma menerangkan dalam tulisannya, bahwa pelaku yang telah ditangkap diketahui berinisial diketahui KIJ alias Kodok yang merupakan pacar dari korban yang terbakar api cemburu lantaran korban seing berkumpul dengan teman kuliahnya.

"Diketahui hubungan korban dengan pelaku adalah pacaran yang sudah berjalin dan pelaku melakukan perbuatannya karena rasa cemburu, karena korban sering berkumpul dengan laki-laki teman kuliahnya," Jelasnya, Jumat (12/04/2019).

Perbuatan KIJ dalam membunuh korban dilakukan dengan cara yang keji, untuk mengelabui polisi, KIJ juga me setting kamar kos koban agar terkesan tak terjadi pembunuhan.

"Pertama dibekap pakai bantal kepala, sudah agak lemas dibuka bantalnya, karena masih ada denyut, kemudian lehernya dicekik, sebelum mati masih ada denyutnya dihantam (lehernya) sampai hilang betul (denyutnya). Sebelum dia meninggalkan (kamar) setelah itu dirapiin dulu bantal-bantal itu, dirapiin seolah-olah tidur, ditutup selimut," Urainya.

"Namanya pelaku, kelemahannya itu kan dikunci dari luar, kita curiga kunci dari luar," Ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun dan pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 7 tahun.

Hingga saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi Serli. Polisi juga masih mendalami keterangan tersangka dan saksi-saksi lainnya.         



(DN)




Sumer : detiknews.com