Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pembuang Mayat Dalam Karung di Laut Padleglang, dan 4 Pelaku Lainnya Buron

2 Pelaku Pembuang Mayat ke Laut di Tangkap Polisi
Lensanews (Pandeglang) - Tim gabungan Satreskrim Polres Pandeglang dan Direktorat Kriminal Umum Polda Banten berhasi menangkap 2 dari 6 pelaku pembuang 2 mayat dalam karung ke laut Pandeglang, Banten, dengan menggunakan kapal speedboat, Minggu (14/04/2019), 2 pelaku berinisial B dan S merupakan seorang nahkoda dan anak buah kapal karena mengaku di akan di beri imbalan berupa uang oleh 4 pelaku yang saat ini masih buron.

Kedua mayat ditemukan diperairan Pandeglang beberapa hari yang lalu, kedua mayat tersebut diketahui bernama Asep Hidayat (46) warga lebak ditemukan pada hari Minggu (07/04/2019) dan mayat yang kedua berinisial SJP (50) ditemukan pada hari Rabu (10/04/2019).

Setelah melakukan penelusuran, Pihak kepolisian bergerak cepat dalam memburu jejak-jejak para pelaku, dan akirnya pada hari Minggu 14 April 2019 pihak kepolisian dapat meringkus pelaku B dan S di kawasan Merak dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dama aksinya B dan S berperan sebagai pembantu untuk membuang mayat dalam karung ke laut menggunakan kapal speedboat, kedua pelaku mengaku menerima paket jenazah dalam karung dari 4 tersangka lain yang saat ini masih dilakukan pengejaran. Pelaku diminta membuang mayat di sekitar pesisir Pandeglang di atas kapal.
"Dia hanya menerima kiriman paket (jenazah), di situ dijelaskan itu adalah mayat dan mereka ikut membuang," Kata Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono di Mapolres Pandeglang, Banten, Minggu (14/04/2019).

Dirinya mengatakan, kedua pelaku ditangkap di kawasan Merak dann Tanjung Priok, Jakarta Utara, Tim Satreskrim Polres Pandeglang dan Direktorat Kriminal Umum Polda Banten menggunakan teknologi pencarian untuk mencari pelaku.

Dalam pemeriksaan, Pelaku B dan S mengaku akan diberi imbalan berupa uang untuk membuang mayat dalam karung setelah speedboat korban laku terjual oleh empat pelaku yang saat ini jadi buron.

"Tidak (dibayar), mereka nanti dijanjikan dari keuntungan (penjualan) kapal tersebut," Tambahnya

Dalam kasus tersebut, pembunuhan terhadap korban Asep dan SJP diduga sudah direncanakan oleh pelaku, yang kemudian mayatnya dimasukkan kedalam karung lalu dibuang ke laut Pandeglang pada waktu tengah malam, Jumat (05/04/2019) atau Sabtu (06/04/2019) dini hari,.
"Dibawa di wilayah Anyer atau wilayah Polres Cilegon, dibuangnya tengah malam, dibawa ke laut tengah malam, dan kami tetapkan bahwa ini pembunuhan berencana, dari awal pelaku sudah merencanakan,” Ungkapnya.

Untuk sementara ini, motif dari pembunuhan Asep dan SJP diduga dilakukan karena pelaku ingin menguasai speedboad milik korban, namun keinginan para pelaku diduga ditolak oleh korban.

"Korban menguasai kapal itu, ada perebutan kepemilikan kapal sehingga timbul percekcokan hingga timbul pembunuhan," Terangnya.

Untuk pelaku lainnya, hingga saat ini pihak kepolisian yang saat ini sudah

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ke dua pelaku B dan S yang sudah ditangkap terancam dikenai Pasal 340 KUHP, keduanya terancam pidana mati.
Dan pihak kepolisian sudah mengetahui identitas para para pelaku lainnya yang masih buron, dua pelaku ada inisial T dan M, sedangkan dua pelaku lagi masih dicari identitasnya.






(DN)


Sumber : detiknews.com