Kades Yang Nyaleg DPR RI Ternyata Punya Dua KTP dan Dua Istri

Petugas Catpil Kab. Magetan
Lensanews (Magetan) - Untuk menindak lanjuti adanya seorang Kepala Desa bernama Joko Sudarmawan yang masih aktif dalam jabatannya di Desa Klagan, Pemkab Magetan mengambil langkah untuk segera mengungkap penyebab lolosnya Joko Sudarman menjadi Caleg DPR RI, yang menurut Dinas terkait Kades tersebut di duga memiliki KTP ganda

Kades Klagan memiliki KTP ganda menjelang pendaftaran caleg tahun 2018, dari nomor NIK sang kades tercatat dari dua wilayah berbeda, yaitu wilayah Surakarta, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur.

"Jadi yang bersangkutan identitas KTP ganda, nomor NIK nya itu dari pengecekan kita sekitar tahun 2018 saat mau mendaftar caleg," Kata Staf Administrator Database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan Dandung Eko Saputra kepada detikcom di kantornya, Selasa (02/04/2019).

Dirinya menduga, adanya perbedaan dari alamat dan nomor NIK ketika Kades yang bersangkutan mendaftarkan diri sebagai Caleg, untuk alamat kades menggunakan Identitas tetapnya di Magetan, sedangkan untuk NIK menggunakan identitas Surakarta

“Saat mendaftar Caleg tertera alamat dan nomor NIK berbeda, namun NIK yang Magetan dihapus sehingga Joko menjadi caleg menggunakan NIK Surakarta tapi alamat tetap di Magetan," Ujarnya.

Menurutnya, Joko menggunakan KTP lama saat mendaftar sebagai caleg, dalam KTP tersebut tertera pekerjaan yang bersangkutan sebagai wiraswasta bukan Kades, seperti ada dugaan unsur kesengajaan yang dilakukan sang Kades agar lolos menjadi caleg DPR RI.

"Disinyalir memang data ganda, gitu mungkin dulu waktu daftar nyaleg kan harus berhenti KTP elektronik, tanpa klarifikasi ke kita kalau dia punya KTP lama masih aktif akhirnya diterima mungkin kaya gitu, dan waktu dia datang lagi ke Catpil untuk pengurusan apa yang harus e-KTP akhirnya ketahuan ganda sehingga oleh Surakarta langsung dihapus yang Magetan, untuk di pakai yang Surakarta naiknya," Tambahnya.

Dirinya mengungkapkan fakta lain tentang Kades Klagen, jadi selain memiliki KTP ganda kades tersebut juga memiliki dua istri, yang satu sebagai perangkat di Desa Klagen dan satu istri lainnya berada di Surakarta.

"KTP dan KK nya itu terbitan di bawah 2014 yang karena itu manual, yang itu kemarin posisinya saya lihat ganda nyuwun sudah (maaf) dia punya dua istri, dua istri satu di Klagen satunya di Surakarta KTP-nya itu Surakarta yang ditunjukkan ya ke saya, ternyata kayak gitu saya nggak berani untuk mengeluarkan," Pungkasnya.

Sebelumnya Bawaslu Magetan menemukan nama kades aktif Desa Klagen sebagai salah satu Caleg DPR RI dan maju melalui Partai Gerindra untuk dapil Jatim VIII, yaitu meliputi Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang dan Mojokerto.

(DN)



Sumber : detiknews.com