Dua Pengedar Narkoba Berhasil di Tangkap BNNP

2 Pelaku Pengedar Narkoba Yang di Tangkap
Lensanews (Madiun) - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) berhasil menangkap dua orang pelaku pengedar narkoba di Kota Madiun dan berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 65 gram, 30 pil ektasi dan 10 gram ganja, kedua pengedar yang ditangkap diduga jaringan narkoba dari Lapas Madiun.

“Peredaran narkoba yang dikendalikan melalui LP Madiun ini cukup tinggi pada tahun 2019 ini. Untuk itu, kita bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham untuk membongkar jaringan ini,” Ujar Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jatim, AKBP Wisnu Wardana kepada wartawan di Kota Madiun, Sabtu (270/4/2019).

Kedua pengedar narkoba yang diamankan yakni Fajar Budiyanto (43), warga Kota Madiun dan Arianti (32) warga Semarang, Jawa Tengah, pengedar bernama Arianti diketahui bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam.

"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari informasi BNNK Nganjuk, yang wilayahnya sampai di Madiun, BNNK Nganjuk juga yang menginformasikan bahwa ada satu jaringan yang beroperasi di wilayah Madiun. Jaringan ini beroperasi untuk area Madiun," Tambahnya.

Dirinya menyampaikan, berdasarkan hasil penyidikan, barang terlarang yang dibawa pelaku bersumber dari Surabaya, sedangkan peredarannya dikendalikan oleh seorang narapidana yang masih menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Madiun.

"Untuk pelaku Fajar Budiyanto ditangkap petugas BNNP saat di Terminal Madiun, saat ditangkap, Fajar selesai melakukan transaksi dengan salah satu konsumennya dan ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu di dalam saku celananya," Terangnya.

Usai menangkap pelaku yang bernama Fajar yang tidak lepas dari aksi kejar-kejaran, penggeledahan pun di lanjutkan di kamar kost pelaku Arianti di Jalan Srijaya.

"Untuk statusnya dari dua pelaku itu suami istri atau bukan kita belum jelas masih kita selidiki, yang jelas ditemukan di kos-kosan," Katanya.

Saat ini penyidik telah mengantongi nama bandar yang mengendalikan narkoba di balik Lapas Madiun, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim untuk penyidikan peredaran narkoba di LP Madiun.           

(DN)


Sumber : detiknews.com