Dua Pelajar Tewas di Tempat Saat Bus yang di Tumpanginya Menabrak Pohon

Bus Tabrak Pohon
Lensanews (Sukabumi) - Sebuah Bus pariwisata City Trans Utama dengan Nopol B 7326 TGB mengalami kecelakaan berpenumpang pelajar mengalami kecelakaan menabrak pohon di Jalan Cijebus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sekabumi, pada Minggu (21/04/2019) dini hari.akibat dari kecelakaan tersebut, 2 orang pelajar dikabarkan meninggal dunia.

Dari informasi yang diperoleh, sebelum peristiwa itu terjadi, diduga bus dalam keadaan melaju dengan kecepatan tinggi dan sopir sempat digantikan oleh orang lain.

"Keterangan anak saya dan teman-temannya sopir sempat digantikan dari yang agak tua ke yang mudaan dan tidak pakai uniform (seragam) sebelum kejadian (kecelakaan)," Kata orang tua siswa berinisial HP saat dihubungi detikcom melalui sambungan teleponnya.

HP mengatakan, menurut putranya yang di sebut DG sebelum kecelakaan terjadi bus sudah melaju dengan kecepatan tinggi saat memasuki daerah Bagbagan, Cidadap, dan putranya bersama beberapa temannya yang ikut dalam rombongan berhasil selamat, lantaran berada di posisi bagian belakang.

"Dari arah Bagbagan bus sudah menaikan kecepatan, anak-anak saat itu mengaku takut dan tidak berani menegur, sekitar 20 meter sebelum menabrak pohon di tikungan anak-anak juga sempat merasakan bus mengerem," Katanya.

HP menjelaskan, putranya menceritakan keadaan di lokasi kejadian, ketika bus yang ditumpanginya telah menabrak pohon, yang kondisi pohonnya berdiameter sekitar 3 meter sehingga bagian depan bus dan samping kiri rusak parah.

"Semua siswa terpelanting lalu numpuk ke tengah, teman anak saya ada yang jatuhnya ke tangga dan robek di bagian kepala," jelasnya.

HP mengaku, dirinya memang saat itu sengaja akan menjemput putranya setelah dari perjalanan pulang Study Tour, dan mendapat kabar dari istrinya bahwa mobil bus yang di tumpangi putranya itu mengalami kecelakaan.

"Anak saya ditelepon enggak nyambung, pas subuh ibunya nelepon katanya si aa kecelakaan bus nya, sekitar 30 menit sampai lokasi hanya ada satu polisi, sebagian siswa sudah di luar bus sekitar 1 jam saya di lokasi bantu evakuasi setelah ada banyak polisi dan warga saya bawa anak saya berobat dia hanya luka ringan," Sambungnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Galih Bayu mengatakan, supir bus saat ini sudah diamankan dan tengah dimintai keterangan oleh anggotanya.

"Supir sudah diamankan untuk dimintai keterangan, begitu juga saksi-saksi yang selamat," Ujarnya.
Supir bus yang diketahui berinisial AG sudah memberikan keterangan dan mengaku kelelahan setelah membawa pulang-pergi bus tersebut antara Sukabumi-Bandung, begitupun dengan saksi yang mengatakan bahwa dalam perjalanan ada pergantian supir..

"Sopir mengaku kelelahan saat dalam perjalanan pulang, dia yang mengaku membawa pulang pergi bus tersebut Sukabumi – Bandung, keterangan saksi juga seperti itu. Ini meluruskan keterangan saksi yang menyebut ada pergantian sopir," Jelasnya.

Kecelakaan yang menimpa Bus pariwisata City Trans Utama dengan Nopol B 6326 TGB membawa 60 penumpang di antaranya 2 orang Guru pembimbing dan 58 orang siswa MAN 3 Sukabumi, namun akibat dari kejadian itu, dua orang korban berstatus pelajar bernama Irma Marlina (17) dan Suhenti (17) meninggal dunia di tempat sementara lainnya luka berat dan ringan. 




(DN)



Sumber : detiknews.com