Aksi Penjambretan Berujung Maut

Ilustrasi Penjambretan
Lensanews (Jakarta) - Dua orang mahasiswi menjadi korban aksi penjambretan di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (05/05/2019) sekitar Puul 02.00 WIB dinihari, seorang dari dua mahasiswi yang menjadi korban dan satu dari dua orang pelaku meninggal dunia setelah terjadi kejar-kejaran antara korban dan pelaku penjambretan.

"Saat pelaku dan korban tarik menarik tas, saat motor mereka masih melaju," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Andi Sinjaya memberi konfirmasi lewat pesan singkat, Jumat pagi ini.

Diketahui, satu korban mahasiswi berinisial RN (23) asal Gunung Putri, Kabupaten bogor, meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu orang pelaku tewas dalam perawatan di rumah sakit, setelah motor yang ditumpangi keduanya melakukan aksi kejar-kejaran dan kemudian oleng hingga terjatuh

Korban RN berada di boncengan sepeda motor yang dikendarai rekannya AH (22) mahasiswi asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dan HZ dibonceng MSA sebagai tersangka pelaku penjambretan, baik AH sebagai korban maupun MSA sebagai pelaku kini juga dalam perawatan di rumah sakit karena luka-luka.

Aksi penjambretan berawal ketika kedua mahasiswi tersebut tiba di lampu merah menteng dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna merah, kemudian ke dua pelaku datang menggunakan sepeda motor yang ditumpanginya dan memepet korban.

Selanjutnya, pelaku HZ berusaha merebut tas korban RN, terjadilah saling tarik menarik tas di atas sepeda motor yang sama-sama melaju itu, sesampainya di depan Gedung Wisma Tugu, Jalan H.R. Rasuna Said, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, kedua motor oleng dan terjatuh.

"Korban tewas di tempat, sedangkan satu pelaku berinisial HZ tewas saat mendapatkan perawatan di rumah sakit," Ujarnya.

Untuk pelaku yang luka-luka saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati.
"Korban yang luka dilarikan ke Rumah Sakit MMC, dan untuk Pelaku MSA akan kami proses setelah keluar dari rumah sakit,” Pungkasnya.

Peristiwa penjambretan ini mengingatkan pada kasus terdahulu yang juga berujung maut, pada 1 Juli 2018, seorang korban bernama Warsilah tewas setelah terpelanting dari boncengan sepeda motor di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, karena berusaha mempertahankan tasnya yang ditarik pelaku.

(TPO)




Sumber : metro.tempo.co