Tewasnya Anak Yatim Akibat Tersedot Lubang Pipa Penghisap Air, Status Hukum Waterpark De’Keraton PERLU di Pertanyakan

Lensanews.id (Karawang) – Sudah 2 pekan lebih status hukum waterpark De,Keraton Bay menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat Kabupaten Karawang, pasalnya sampai saat ini belum ada titik kejelasan dari pihak berwajib dalam menangani kasus tragedi tewasnya seorang anak yatim berusia 12 tahun akibat tersedot oleh lubang pipa penghisap air dengan menggunakan blower dan disebabkan kelalaian dari pengelola De’Keraton Bay.
Penanganan penyelidikan dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Klari, yang hingga kini belum bisa memastikan status hukum Waterpark De’Keraton Bay yang berlokasi di Jl. Telaga Sari, Desa Pancawati, Kecamatan Klari.
Kapolsek Klari Komisaris Polisi (Kompol) H. Relisman Nasution, SH, MH, menjelaskan bahwa kasus tewasnya seorang anak di waterpark De’Keraton masih tahap penyelidikan dan menunggu hasil otopsi di Rumah Sakit Polri Kramat jati.
“Masih tahap penyelidikan,” ujarnya dengan singkat, saat ditemui Lensanews.id dikantor Polsek Klari, Selasa (26/02/2019).
Untuk penyelidikan lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa barang bukti yang dibawa adalah berupa paralon dan tutup tembok
“Paralon, itu saja tutup tembok supaya jari jari tertutup” pungkasnya.(Din)
Sebelumnya, pihak keluarga korban hanya bisa pasrah dan menyerahkannya ke pihak yang berwajib dalam melakukan penyelidikan, namun pihak keluarga mengharapkan agar memberikan hukuman yang setimpal bagi ihak waterpark De’Keraton yang telah lalai hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Kami serahkan semuanya ke pihak yang berwajib, semoga semuanya di usut sampai tuntas, Saya ingin tempat itu di tutup, bukan apa-apa, khawatir terjadi lagi korban berikutnya, nanti siapa lagi yang menjadi korban kalau sekarang tidak diusut tuntas, karena itu memang sudah jelas kelalaian dari mereka (pengusaha), pipa penyedot air kok tidak memakai safety, dan kami minta kepada pihak kepolisian tolong untuk segera di tuntaskan, khawatir akan memakan korban lagi,” ujar pihak keluarga korban saat ditemui Lensanews.id, Minggu (10/02/2019).(Din)