Karawang Bisa Jadi Lautan Sampah, Tiap Hari 300 Ton Sampah Tidak Terangkut ke TPA Jalupang

Lensanews.id (Karawang) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang bakal fokus melakukan pembenahan terhadap permasalahan sampa yang ada di Kabupaten Karawang, yaitu dengan cara melakukan pengurangan sampah domestik rumah tangga ditahun 2019. Bahkan DLHK berencana akan memasang teknologi Incinerator di 10 titik di Wilayah Kabupaten Karawang.

Menurut Kepala Dinas DLHK Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Wawan Setiawan menyebutkan, di tahun 2019 ini, dinas DLHK Kabupaten Karawang mendapatkan teknologi Incinerator dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk 10 titik.

“Saat ini Pemerintah Daerah tengah berupaya untuk mencari lahan yang bisa digunakan dalam melakukan pengelolaan sampah melalui teknologi Incinerator itu,” Ungkap Wawan pekan lalu kepada Lensanews.id, Senin (11/03/2019).

Wawan menerangkan, Incinerator adalah suatu alat pembakar sampah yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis. 

Bahkan, terang Wawan, sejumlah Kepala Desa sudah melakukan sosilisasi akan memasangan alat itu. Pihaknya berharap ada lahan kosong dari desa yang bisa digunakan untuk pengelolaan sampah melalui teknologi Incirenator tersebut.

Inceranator itu bisa dipasang dibeberapa perbatasan atar desa. Sehingga satu Incinerator itu bisa digunakan untuk mengelola sampah beberapa desa,” katanya.

Wawan menyebutkan, volume sampah domestik di Karawang saat ini mencapai 800-900 ton setiap harinya. Namun sampah yang bisa diangkut ke tempat pembuang sampah akhir Jalupang itu hanya sekitar 600 ton setiap harinya.

“Sehingga perlu pengelolaan sampah dilakukan di masyarakat langsung,” pungkas Wawan.(Cm/Red)