Sampah Pindo Delli 3 Menumpuk DLHK Beri Tindakan Tegas

Rosmalia Dewi
Lensanews (Karawang) - Dengan adanya penampungan sampah produksi yang cukup fantastis berasal dari luar negeri di lokasi PT. Pindo Delli 3, membuat masyarakat Karawang menjadi marah, karena diduga akan disebarkan kepada lingkungan masyarakat dengan iming-iming dollar Singapura.hal tersebut membuat geram pihak Pemerintah Daerah dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang untuk cepat mengambil langkah dengan cara memanggil pihak perusahaan tersebut, agar segera menyelesaikannya sendiri terkait permasalahan timbunan sampah yang bukan tanggung jawab pemerintah.

"Yang jelas kita tidak mau sampah itu menjadi beban pemerintah, itu merupakan bahan baku produksi mereka kan. Mau melibatkan masyarakat atau tidak itu terserah, tapi sampah itu harus selesai di Pindo deli, tidak boleh dikeluarkan," Tegas Sekertaris DLHK Karawang, Rosmalia Dewi saat ditemui dikantornya, Rabu (13/03/2019).

Dirinya menambahkan, sewaktu pembahasan Amdal, pihak PT. Pindo Delli 3 tidak pernah membicarakan masalah sampah dan permasalahan tersebut adalah urusan perusahaan, yang dimana sampah tersebut tidak boleh ada yang keluar dari lokasi atau area pabrik, karena saat ini pemerintah belum mampu dan sedang menyelesaikan pesoalan masalah sampah domestik yang berada di lingkungan masyarakat Kabupaten Karawang.

"Sewaktu pembahasan Amdal, PT. Pindo Delli 3 tidak pernah mengungkapkan terkait permasalahan sampah ini kepada DLHK Karawang. Permasalahan ini adalah permasalahan mereka, tidak boleh ada yang keluar masyarakat, permasalahan sampah domestik dari masyarakat aja, sampai sekarang kita belum mampu menyelesaikan dengan baik, apalagi mau ditambah masalah itu, kalaupun misalnya diangkut ke Jalupang, di Jalupang kan kita belum ada pengolahan, sudah overload," ujarnya.

Timbunan Sampah Dilokasi PT.Pindo Delli 3
Dalam masalah sampah, pihaknya akan memanggil PT. Pindo delli 3, dengan cara apapun mereka harus menyelesaikannya sendiri persoalan timbunan sampah yang berada di area perusahannya dengan jumlah cukup besar, karena Pemerintah Daerah tidak bisa ikut berperan, namun tetap ada 4 sanksi yang akan di berikan Pemerintah Daerah kepada PT. Pindo Delli 3.

"Apalagi ditambah dengan yang namanya sampah bahan baku produksi yang tidak terbatas dan tidak terhingga. Kalau semua diangkut akan kewalahan, tindakan dari DLHK memanggil PT. Pindo Delli 3 dan harus menyelesaikan sendiri masalah sampahnya, kita tidak bisa, terserah dia dengan cara apa, pokoknya harus selesai dan sanksinya pasti ada, karena ada  4 tahapan sanksi. Mulai dari sanksi teguran sampai dengan sanksi pencabutan izin. DLHK sudah menyurati dan memberi teguran.Kalau sampah rumah tangga udah menjadi kewajiban kita, tetapi sampah itu silahkan PT. Pindo Delli selesaikan sendiri, jangan menjadi beban kita dan jangan dikeluarkan ke masyarakat," pungkasnya.


(Gie)