Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Sudah Tidak Sesuai Aturan

Ilustrasi
Lensanews (Karawang) – Banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) seperti baliho yang terpasang di pepohonan, membuat pemandangan di sepanjang jalan Telagasari – Tempuran terkesan kumuh, akibatnya salah satu anggota Komisioner Panwaslu geram, dan menganggap hal tersebut suatu pelanggaran.

Salah seorang Paswaslu Kecamatan Tempuran, Dede mengatakan, sebenarnya pemasangan APK itu ada ketentuannya, namun yang terjadi saat ini tidak dipakai, dan pemasangannyapun tidak memakai etika, tidak memperdulikan dampaknya.

“Ini jelas tidak boleh dan suatu pelanggaran dikarnakan sudah ada aturan dalam perundang-undangan yaitu pemasangan alat peraga kampanye dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota atau kawasan setempat, yang jelas kan yang tidak boleh dipasang itu di tempat Pendidikan, Keagamaan, sarana Pemerintah, dan juga taman Kota/Pepohonan, Jembatan tidak boleh sebetulnya dalam aturan,” Jelasnya saat  di temui di kantor Panwaslu kepada lensanews.id, Rabu (13/03/2019).

Dirinya juga menambahkan tentang sanksi, jika ada yang kedapatan melanggar aturan tersebut, maka pihaknya tidak akan segan segan untuk mentertibkan APK yang telah dipasang.

Terkait tentang sanksi penempatan APK yang salah oleh tim pemenangan calon yang bersangkutan itu kami hanya merekomendasikan untuk adanya penertiban,” Ungkapnya.

Namun sampai saat ini, dirinya masih kesulitan untuk mengetahui siapa yang membuat pelanggaran tersebut, karna  pemasangan APK rata-rata dilakukan pada malam hari.

“Disaat sanksinya diproses,  tentu ini akan sulit, dikarnakan yang memasang alat peraga kampanyepun, kami tidak tau, dan memasangnya pun pasti tengah malam, dan jika di tertibkan besok, hari berikutnya pasti akan bermunculan lagi,” Sambungnya.

Untuk langkah selanjutnya, dirinya menjelaskan akan adanya penertiban dan juga sosialisasi dengan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tempuran atau pihak lainnya.

“Selanjutnya kami akan adakan penertiban dengan pihak Satpol PP dan akan terus kami adakan sosialisasi yang bertujuan untuk mencegah pelanggaran tersebut terjadi lagi. kemudian untuk kapan waktu penertibannya bisa langsung ditanyakan ke Satpol PP kecamatan,” Pungkasnya.


Sementara itu, saat Lensanews.id mendatangi Kantor Kecamatan Tempuran, tidak lain untuk meminta keterangan terkait pemasangan APK yang dipasang di pepohonan sepanjang jalan Telagasari – Tempuran, MP Satpol PP Kecamatan Tempuran sedang tidak ada ditempat.

(Gie)