Pelaku Penjual "Airgun" Ilegal Melalui Medsos Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Senjata Senapan Angin "Airgun" Ilegal
Lensanews (Jakarta) – Pelaku penjualan senjata Airgun atau senapan angin ilegal dengan cara menawarkan melalui Media Sosial (Medsos) yang diketahui berinisial RNT (28) di tangkap oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok , Jakarta Utara, Jumat (15/03/2019)
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari patroli siber yang dilakukan polisi. "Ada pelaku diduga menawarkan atau menjual senjata airgun Ilegal secara online melalui salah satu media sosial dengan akun atas nama ranggalife," Ujar AKP Faruk dalam keterangannya, Minggu (17/3/2019) kemarin.
Kemudian untuk membenarkan adanya penjualan senapan yang ilegal, petugas dari kepolisian lalu berpura-pura ingin membeli sepucuk airgun ilegal dari akun media sosial tersebut. Disepakati harga senjata yang dibeli Rp 3,5 juta. Tempat transaksi di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Kelapa Gading Jakarta Utara pada pukul 22.00 WIB.
Disaat bertemu di tempat lokasi dan terjadilah transaksi, polisi langsung menangkap tersangka pelaku beserta barang bukti. "Dilakukan penangkapan terhadap pelaku dan diamankan dari pelaku satu pucuk senjata airgun jenis colt defender tanpa surat-surat yang sah," Ungkapnya.
Setelah penangkapan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok guna diperiksa lebih lanjut mengenai darimana pelaku mendapatkan senjata ilegal tersebut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti yakni dua pucuk airgun jenis colt defender, tiga unit gas CO2 isi 12 gram, dua kotak berisi peluru gotri 4,5 mm warna hijau, dua unit handcase warna silver dan warna hitam, satu unit sepeda motor, dan satu unit handphone.
Tersangka kini dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(PMD)

Sumber : PoldaMetroJaya