Pelaku Pembunuhan Perempuan Yang Tewas di Atas Mobil Ternyata Seorang Dosen

Kapolres Gowa (Sulawesi Selatan) AKBP Shinto Silitonga
Lensanews.id (Gowa) - Pembunuhan terhadap istri dari Andi Muhammad Syukri yang bernama Sitti Zulaeha Djafar (40), seorang pegawai Badan Administrasi dan Umum (BAU) kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Jajaran Polres Gowa, Sulawesi Selatan menetapkan seorang pria beinisial WJ (43) sebagai tersangka.

Tersangka WJ merupakan seorang Dosen di Fakultas Olahraga UNM dan juga Kepala KKN/KKA, diamankan petugas kepolisian pada malam harinya, setelah warga setempat menemukan jasad seorang ibu dari tiga anak tersebut di depan gudang BTN Zarindah, di atas mobil Daihatzu Terios wana biru dengan kondisi terlilit seat belt, di Dusun Japing, Desa Sunggumanai Pattallassang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Goa pada jumat pagi (22/03/2019) sekitar 08.30.

WJ juga diketahui sebagai kerabat dari korban sekaligus rekan kerja dan juga tetangga korban di komplek Sabrina Residence, Kelurahan Manggarupi, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, penetapan WJ sebagai tersangka ini adalah kesimpulan dari hasil pemeriksaan yang digelar semalam mulai pukul 20.30-00.30.

"Semalam pemaparan dalam gelar perkara dari kasus yang sebelumnya diselidiki dengan menggunakan pendekatan saintific crime investigation pukul 00.30 , seluruh peserta perkara sepakat menaikkan status WJ sebagai TSK dan beberapa alat bukti ditampilkan secara rinci dari kedokteran forensik Dokpol Polda Sulsel dan meyakinkan peran TSK WJ lakukan kekerasan hingga korban meninggal dunia," Jelas AKBP Shinto Silitonga saat di konfirmasi Minggu pagi (24/03/2019).

Selain itu, keyakinan untuk menaikkan status WJ sebagai tersangka ini diperkuat juga dari penjelasan tersangka WJ setelah diperiksa langsung yang mengurai secara rinci setiap jejak luka yang ada di tubuh korban dan kesesuaian dengan keterangan kedokteran forensik dan itu semua tidak meragukan untuk keluarkan kesepakatan tetapkan WJ sebagai tersangka.

"Temuan jenazah di Patallassang itu maka subjek hukum yang bertanggung jawab adalah saudara WJ," Sambungnya.

Sedangkan dalam motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka WJ, Kapolres Gowa belum bersedia membeberkannya, karena rencananya akan disampaikan secara khusus nanti dalam press realesnya.

"Intinya adalah kami harus dalami lagi. Untuk saat ini sementara diketahui mereka berhubungan dalam konteks kerabat, teman dalam pekerjaan dan juga bagian dari kekuarga asal Kabupaten Sinjai," ujarnya.

(MC)



Sumber : Merdeka.com