Kapolsek Klari Angkat Bicara Prihal Steatment Kuasa Hukum Keluarga Korban Meninggal Waterpark De'Kraton Bay

Lensanews.id (Karawang) – Terkait pemberitaan yang berisikan statment loyer (pengacara) dari pihak keluarga korban, Kapolsek Klari Komisaris Polisi (Kompol) H. Relisman Nasution, SH, MH menyampaikan komentarnya melalui Whatsapp, Jumat (01/03/2019).
Dari isi komentar tersebut di jelaskan bahwa, pihak keluarga korban telah membuat pernyataan Surat Kesepakatan Bersama tentang tragedi tewasnya cucu korban yang berusia 12 tahun untuk tidak menuntut secara hukum kepada si pengelola Waterpark De’Keraton Bay dan sudah menerima uang duka, sedangkan pengacara beserta timnya kalau membuat surat seharusnya dari awal sebelum surat pernyataan dari pihak korban dibuat. 
“Bos Itu korban ada surat owrntataan (pernyataan) tidak menu tut secara hukum dan sudah menerima uang duka itu pengacara belakangan bikin suratnya klu mau diawal sebelum surat pernyataan keluarga korban,” Ujar Kapolsek Klari melalui Whatsapp.
Sementara itu, saat di mintai keterangan atau sanggahan melalui whatsapp, atas terjadinya ada dugaan paksa terhadap keluarga korban dalam membuat pernyataan Surat Kesepakatan Bersama, Humas Waterpark De’Keraton  belum memberikan tanggapan atau komentar hingga berita ini diturunkan.
Dalam pemberitaan sebelumnya pengacara pihak  keluarga korban mengatakan bahwa, pihak keluarga korban yang bernama Juwita (nenek korban) tidak bisa membaca, dan tidak pernah meminta uang kepada pihak pengelola Waterpark De,Keraton Bay, namun di duga ada unsur paksaan yang dilakukan untuk menandatangani surat pernyataan yang tidak dimengerti oleh pihak korban.
" Pihak keluarga itu tidak bisa membaca, serta pihak keluarga tidak pernah meminta uang kepada pihak pengelola waterpark de kraton bay, serta memaksa keluarga korban untuk menanda tangani surat pernyataan yang tidak dimengerti keluarga korban, dikarenakan keluarga korban tidak bisa membaca dan menulis,” kata Hendra Supriatna.,SH.,MH selaku Team penasehat hukum klinik bantuan hukum kang jimmy dan selaku penasehat hukum keluarga korban melalui rekaman suara yang di share di group jejaring sosial whatsapp wartawan Kabupaten Karawang, Rabu (27/02/2019).
Dan menurutnya, adanya dugaaan dari oknum kepolisian yang berperan supaya pihak korban mau diajak berdamai dengan si pengelola Waterpark De’Keraton Bay
“Bahkan ada oknum kepolisian yang ikut turun tangan memfasilitasi agar keluarga korban mau diajak berdamai oleh pihak pengelola,” Ujarnya.(Din)