Bawa Sajam Untuk Tawuran, Enam Pelajar MTS Al-Ianah Diamankan Pihak Kepolisian Polsek Klari

PELAJAR dari MTS AL-Ianah ditangkap warga dan pemerintah desa saat hendak tawuran



Lensanews.id (Karawang)
 – Sejumlah Pelajar dari Madrasah Tsanawiah (MTS) Al-Ianah yang diduga akan melakukan aksi tawuran dengan pelajar MTS Sumur Kondang di sekitar daerah Dusun Duren Sirtu, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang, berhasil di gagalkan oleh warga sekitar bersama aparat Desa Walahar pada Jumat (08/03/2019).
Para pelajar yang masih duduk dibangku kelas delapan dan sembilan Madrasah Tsanawiah tersebut kedapatan membawa senjata tajan (Sajam) berupa Clurit dan pisau. Para pelajar tersebut diketahui berinisial RF, OP, RK, A, RD dan R, yang saat ini tengah di mintai keterangan terkait sejumlah barang bukti yang mereka miliki.  
“Para pelajar yang di duga akan melakukan tawuran yaitu pelajar dari Madrasah (MTS) Al-ianah dan MTS Sumur Kondang, untung belum sempat terjadi tawuran, dan sempat Di amankan warga,” Jelas Kadus Winta yang ikut menangkap para pelajar tersebut kepada Lensanews.id.
Sebelum dibawa oleh pihak Kepolisisan Sektor  Klari, ke enam Pelajar tersebut sempat diamankan oleh Petugas Desa Walahar beserta barang bukti yaitu satu buah cerulit, satu buah pisau, dan satu buah Hand Phone yang berisikan percakapan dengan sekolah lain yang akan melakukan tawuran tersebut.
“Ternyata mereka sudah janjian untuk tawuran, untuk selanjutnya ke enam anak pelaku tawuran tersebut kini tengah di mintai keterangan oleh pihak Berwajib,” Terangnya.
Sementara itu salah satu dari ke enam pelaku yang di duga akan melakukan tawuran, Ahmad mengatakan dirinya hanya ikut-ikutan saja dan sangat menyesal telah melakukan perbuatan yang akan merugikan orang lain dan merugikan dirinya sendiri.
“Saya menyesal dan tidak akan ikut-ikutan lagi,” Ucapnya saat di temui lensanews.id di kantor polsek Klari.(Gie/Red)