7 Orang Diduga Pelaku Perampokan dan Penyekapan Anak Muda di Tangkap Polsek Sukmajaya

Ilustrasi
Lensanews.id (Depok) – Satu perempuan dari tujuh tersangka yang diduga merampok dan menyekap YH (21) ditangkap anggota Buser Polsek Sukmajaya di daerah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat

Hingga Senin malam kemarin tersangka berinisial BAB (21), serta suaminya HTN (22), dan kelima rekannya yang terlibat dalam aksinya yaitu ID (28), WH (19), AH (20), MZA (20) dan AY (19) masih diperiksa pihak kepolisian.

Ketujuh pelaku perampokan dan penyekapan ini diketahui warga Cilangkap, Jakarta Timur, yang tidak mempunyai pekerjaan alias pengangguran, mereka ditangkap di rumah kontrakan daerah Cilodong oleh petugas buser yang dipimpin oleh Iptu Prihatin selaku Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Sukmajaya.  

Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan, kasus penyekapan dan perampokan ini terbongkar berdasarkan laporan korban yang berinisial YH, warga Kampung Cimpaeun, bahwa YH telah menjadi korban perampokan dan penganiayaan sampai pelaku menyekapnya.

Kasus ini berawal ketika YH berkenalan dengan wanita muda bernama Barbie lewat akun Facebook bulan Februari, kemudian keduanya cepat akrab dan langsung janjian kopdar (kopi darat) atau ketemuan di daerah Cilangkap, kepada YH tersangka BAB mengaku sudah janda dan mengajak korban ke rumah kontrakannya di Cilodong, Kota Depok.

“Korban percaya saja dengan omongan teman wanitanya yang mengaku sudah janda diajak ke rumah kontrakannya, rupanya semua itu sudah diskenariokan dengan baik, dan tersangka BAB hanya berpura-pura saja, lalu korban dituduh selingkuh oleh suami tersangka BAB ,” Ujar Kapolsek, Senin malam (25/03/2019).

Dirinya menambahkan, di rumah kontrakan tersebut korban dianiaya dengan cara dikeroyok lalu hp dirampas sama pelaku Hartono.

“Tidak hanya dianiaya korban juga diperas jika mau dikembalikan motor Mio B 6833 TOP dan HP Xiomi harus membayar uang sebesar Rp2,5 juta, selain itu juga korban sampai disekap beberapa jam,” Tambahnya.

Setelah korban menuruti semua kemauan pelaku, langsung diantarkan oleh pelaku ke daerah Cilangkap.

Berdasarkan pengakuan tersangka BAB, wanita cantik berambut panjang ini mengaku disuruh oleh suaminya Hartono untuk mencari korban untuk bisa dikerjai.

“Karena pelaku ini tidak bekerja, timbullah ide jahat untuk menghasilkan uang, tersangka HTN menyuruh istrinya (tersangka BAB) untuk mencari korban melalui kenalan di media sosial untuk mencari teman selingkuh, setelah itu bilang kalau tersangka BAB sudah janda,” Jelasnya.
Hasil kejahatan yang diperoleh pelaku, digunakan untuk foya-foya dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Dari tersangka, petugas menyita satu unit motor Mio B 6833 TOP, tiga HP berbagai merek, dan uang tunai Rp.1.500.000 sebagai barang bukti.

“Anggota telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini, ketujuh pelaku kita jerat pasal berlapis yaitu tindak pidana Curas, Peras dan atau Pengeroyokan sebagaimana di maksud dalam pasal 365 dan atau pasal 368 dan atau pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana diatas 7 tahun,” Pungkasnya.


(PMJ)




Sumber : poldametrojaya