Sambungan jalan di A. Yani membahayakan warga


                                                                    Sambungan jalan  A. Yani




Lensanews.id - KARAWANG - Hasil dari pekerjaan pembuatan trotar dan saluran irigasi di jalan Ahmad Yani Karawang dinilai membahyakan masyarakat pengguna jalan di Karawang. Pasalnya hasil dari pengerukan jalan yang menghubungkan bypass dengan gonggo tidak diselesaikan secara tuntas. 

Seperti halnya yang dikeluhkan Yadi (42) penjual mie ayam, di jalan ahmad yani menuju Gonggo mengunglapkan jalan yang dikeruk untuk dipasang gorong-gorong, setelah selesai tidak dirapihkan kembali dan ditimbun kembali. Hal itu dikhawatirkan dapat amblas sewaktu-waktu. 

"Ini disekitaran jalan, kalau hujan, menjadi licin, membuat bahaya pengebdara motor. Dan juga jalan ini dipasang gorong gorong, tapi dipinggirnya masih berlubang dan keropos," ucapnya kepada lensanews , Selasa (05/02) sambil mwninjukkan sisinya yang keropos. 

Dikatakannya, dirinya dulu mantan kuli bangunan, yang kini beralih berjualan mie ayam, mengetahui bahwa pekerjaan itu tidak beres. Akjbatnya jika dibiarkan dilalui kendaraannyang berat, lama lama akan amblas. 

"Bahkan ada jalan yang beubang, keropos terpaksa ditutup oleh tukang sop buah yang berjualan, karena dibiarkan begitu saja, tidak memikirkan keselamatan yang berkendara lewat," ujarnya. 

Hal senada dikatakan Roni Bochunk, pejalan kaki yang kebetulan melintas, meyebutkan jalan penghububg itu diseleaaikan secara profesional. Karwna tumpukan tanah yang tidak rata, dan masih berlubang di bawahnya. 

"Sangat berbahaya, pejalan kaki saja bisa jatuh, karena tumpukan tanah menjadi becek jika hujan. Saya kebetulan lewat mau beli makanan, karena mess saya ada diseberangnya, selain trotoar pekerjaan sambungan jalan pun tidak beres," pungkasnya. (std)