PMI Kabupaten Karawang, Lakukan Antisipasi Stok Trombosit Darah Dimusim Hujan Rawan DBD


                                                             PMI Kabupaten Karawang



Lensanews - KARAWANG - Mengantisipasi Demam Berdarah Dangue (DBD) yang semakin meningkat di musim penghujan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karawang melakukan stock darah trombosit yang sewaktu-waktu diperlukan.

Ketua PMI Karawang, hj. Eli Amalia Priatna, melalui kasubbag pelayanan darah, Ami  mengatakan, pasien penderita DBD meningkat dari bulan-bulan sebelumnya, setiap harinya PMI menyetok 5 kantung darah trombosit dengan golongan A dan B.

"Pengeluaran stock darah sendiri setiap harinya tidak menentu kadang 10 kantong dan kadang 5 kantong darah tergabtung dari permintaan darah penderita DBD yang butuh trombosit," ucapnya kepada lensanews, Rabu (06/02).

Dikatakannya,  kalau orang penderita DBD itu minta trombosit kalau sudah, pendarahan dikahawatirkan takutnya teombositnya terus menerus turun.

"Untuk pengeluaran trombosit dibulan Januari, kita mengeluarkan hampir 50 kantong, dan kalau untuk darah biasa 2,300 kantong darah, dari pasien rumah sakit umum dan rumah sakit swasta," ujarnya.

Lanjut Ami, dalam keadaan normal setiap harinya walaupun tidak ada permintaan PMI tetap menyediakan trombosit dan tidak menyetok banyak-banyak karena expirednya hanya 5 hari, dan setelah itu tidak bisa dipakai lagi.

"Kita menyediakan trombosit itu karena keterbatasan ruang, tempat penyimpanan nya kecil.Darah dari pendonor lengkap tidak bisa langsung jadi trombosit, tetapi harus diproses lagi, dan kantungnya juga berbeda dari uang biasa. Harapannya, kalau ada yang mnta trombosit bisa terpenuhi semua oleh PMI," pungkasnya.

Sementar itu, plt. Kepala dinas kesehatan Karawang, dr. Nurdin mengatakan angaka DBD di Karawang sejak tahun 2017 ada 102 kasus, tahun 2016 ada 60 kasus, untuk tahun 2019 ada 8 kasus kalau dilihat dalam tren ada peningkatan sedikit,

"Untuk tahun ini, 8 kasus itu ada di 7 kcmatan dari bulan Januari sampai sekarang. Penanggualangan DBD ditingkat kcmtan, kita sudah melakuka antispasi, pencegahan salah satunya dibuatkan surat edaran bupati, diberikan kepada camat diteruskan ke kelurahn untk dilakuakn pemberantasan sarang nyamuk," pungkasnya. (std)