Merayakan imlek dengan berbagi dengan warga tidak mampu










KARAWANG - Berbagai cara dilakukan masyarakat keturunan Tionghoa dalam merayakan perayaan tahun baru Imlek 2019, salah satunya dengan membagikan bingkisan Sembako kepada warga yang tidak mampu di Vihara Dharma Prasada Maha Metta Karawang, Senin (4/2) malam.

Ketua umum Yayasan Vihara Dharma Prasada Maha Metta Karawang, Wawan Kurniawan mengatakan hal tersebut sebagai salah satu upaya berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar.

"Imlek tahun 2570 kalender China adalah tahun Shio Babi Tanah, ditahun shio babi adalah bentuk dari simbol kesejahteraan. Shio itu serupa dengan zodiak, untuk lambang babi sendiri melambangkan masyarakat semakin sejahtera aman dan lancar,"ungkapnya kepada lensanews, Senin (4/02).

Dikatakannya, di tahun baru Imlek ini, umat Khonghucu dan Budha berharap dengan pergantian tahun bisa semakin lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Harapan setiap tahun semakin lebih baik lagi, baik dari segi kesehatan, ekonomi, karir, tentunya dibarengi dengan kerja dan doa," ucapnya.

Lanjut Wawan, Yayasan Vihara Dharma Prasada yang mengelola Kelenteng Tjou Su Kong dijalan Tuparev melakasanakan ibadah pada malam tahun baru dan pada hari H perayaan Imlek.

 "Antusias umat cukup tinggi, dari tadi pagi hingga mala hari, banayak umat yang datang untuk ibadah. Usai ibadah mereka langsung berkumpul dengan keluarga mendatangi keluarga besar yang paling terutama,"ujarnya.

Masih kata Wawan, di tahun baru ini dirinya berharap, masyarakat Indonesia khususnya Karawang sebagai bangsa dapat rukun, damai, menjelang Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang, dan bisa dilewati dengan baik, tenang, damai.

"Bagi klenteng agar semakin baik dalam langkah kehidupan, semakin bijak menyikapi situasi. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia semampu mungkin bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi kabupaten Karawang dan Indonesia," pungkasnya. (std)