Bawaslu Karawang Copoti Stiker APK di Angkot



KARAWANG - Menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak lada tempatnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang menggelar razia  kendaraan umum maupun dinas yang menggunakan branding atau gambar caleg di kendaraannya di sejumlah titik di Karawang, Jumat (01/02).

Komisioner Bawaslu Karawang, Syarif Hidayat mengatakan razia APK ini melibatkan Dinas Perhubungan dan Polantas, serta Satpol PP Karawang digelar di tujuh titik lokasi diantaranya Terminal Tanjungpura,  Bundaran Tugu Padi Kertabumi,  terminal dan seputaran wilayah Klari.

"Penertiban ini sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh PKPU tentang alat peraga kampanye yang ada di kendaraan angkutan umum dan kendaraan dinas sipil. Dalam peraturan itu disebutkan kendaraan angkutan umum tidak boleh digunakan atau ditempeli alat peraga kampanye," ucapnya kepada Lensanews.id, Jumat (1/02).

Dikatakannya, Penertiban ini sasarannya angkutan mobil umum, terutama angkot yang dipasang APK beberapa caleg, pada kaca belakang.

"Saat kita melakukan razia, hasilnya ada beberapa angkot  yang kaca belakangnya terpasang APK Pemilu 2019.Sebelumnya, kami sudah memberikan peringatan, agar dilakukan pencopotan sendiri oleh para caleg yang merasa memasang. Tapi nyatanya tidak kunjung ada tindaklanjut. Jadi kita yang ambil tindakan,” ujarnya.

Lanjutnya, pemasangan stiker caleg di angkutan umum jelas melanggar ketentuan yang berlaku, karena dapat mengganggu sopir angkutan untuk melihat ke belakang. Jelas sekali membahayakan para penumpang  oleh karenanya tidak diperbolehkan.

“Selain stiker milik caleg, kami juga menemukan stiker APK milik pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres),” pungkasnya. (std)