2 Minggu Kerja, Pembantu Culik Anak Majikan di Kondang Jaya

Orang Tua Aelyssa Asshabiya
KARAWANG - Seorang anak bernama  Aelyssa Asshabiya Fabriana, 3,5 tahun diduga diculik oleh seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah orang tuanya. Orang tua korban, Eka Yuana mengungkapkan, pembantu yang bernama Wasri baru bekerja di rumahnya baru dua minggu itu pergi bersama anaknya ketika dirinya dan suaminya bekerja.

“Dia langsung pergi bawa tas dia dan pakai ojek dua,”katanya

Dikatakannya, dirinya sebelumya tidak kenal dengan pembantu tersebut. Menurutnya dirinya kenal dengan pembantu tersebut dari mertuanya.

”Kalau saya enggak kenal tapi mertua saya yang kenal. Orang Tegal. Sudah kontak keluarga pelaku tapi tidak ada”, katanya ketika ditemui di rumahnya di Perum Kondang Asri Blok A4 No.20 Desa Kondangjaya Kecamatan Karawang Timur.

Supriyadi, salah seorang tukang ojek mengatakan pelaku meminta tukang ojek untuk diantarkan ke suatu tempat bernama Balapulang. Namun dirinya mengantar pelaku ke stasuin setelah mengetahui daerah terebut berada di Tegal.

”Sampai di stasiun saya minta uang ojeknya. Tapi kata dia bilang saya enggak ada duit kata dia minta aja sama anak saya di rumah, terus saya angkat lagi barang ke motor tapi di rampas lagi,”katanya

Supriyadi mengungkapkan dirinya curiga karena anak yang dibawa pelaku menangis. Sehingga dirinya memfoto pelaku dan anak tersebut di stasiun kemudian menghubungi orang tua korban.

”Saya mikirnya ini  anaknya nangis terus,”ujarnya

Menerima laporan tersebut, pihak kepolisian resort Karawang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mapaseng mengatakan, dugaan penculikan tersebut terjadi pada Selasa (14/8/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku diantar dua tukang ojek ke stasiun Karawang.

”Kita sedang olah TKP tentang penculikan anak sore kemarin sekitar jam 5 di bawa ke stasiun bersama dua tukang ojek,”ujarnya

Karena  menaruh curiga terhadap pelaku salah seorang tukang ojek tersebut mengambil foto anak dan pelaku. Karena disepanjang jalan anak tersebut berteriak dan menangis.

”Anak ini teriak terus. Tukang ojek ini curiga dan kemudian ambil foto di stasiun. Tukang ojek kemudian menghubungi keluarganya di rumah,”katanya. (Bim)