Tim Seleksi KPU dan Bawaslu Terima 36 Pendaftar

JAKARTA – Anggota Tim Seleksi KPU dan Bawaslu Betti Alisjahbana mengungkapkan, sampai dengan Kamis 13 Oktober 2016, sekretariat Tim Seleksi telah menerima 36 berkas pendaftaran.


"Para pendaftar berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka terdiri atas akademisi, pegawai swasta, advokat, PNS, penyelenggara pemilu, dan guru," kata Betti di Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Menurut Betti, seleksi anggota KPU dan Bawaslu ini untuk merealisasikan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Untuk mewujudkan Indonesia yang seperti itu, maka dibutuhkan pemimpin-pemimpin terbaik di setiap lini, seperti di DPR, DPRD, DPD, serta para pimpinan daerah.
Anggota KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu mempunyai peranan yang sangat penting untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin terbaik tersebut.
Untuk itulah, lanjut Betti, Tim Seleksi KPU/Bawaslu mengundang putera-puteri terbaik Indonesia yang berintegritas tinggi, punya kemampuan kepemimpinan yang baik, independen, dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan, untuk ikut seleksi calon Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2017-2022.
Di dalam menyosialisasikan pendaftaran, Tim Seleksi telah melakukan perjalanan/roadshow ke berbagai kota, di antaranya Aceh, Palembang, Menado, Kupang, Balikpapan, Jayapura.
Betti mengatakan di setiap kota acara sosialisasi disambut dengan antusias, dihadiri oleh akademisi, penyelenggara pemilu, aparat pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat, dan LSM.
Tim Seleksi mendorong para ahli yang akrab dengan penyelenggaraan pemilu, ahli dalam bidang teknologi informasi, hukum, logistik, keuangan, komunikasi massa untuk mendaftar.
Betti mengatakan pendaftaran dibuka sampai dengan 3 November 2016 jam 16:00 dan formulir pendaftaran dapat diunduh di